Madonna(Instagram)
DIVA pop dunia, Madonna, membikin pengakuan mengejutkan dalam wawancara mendalam berbareng Graham Norton di BBC One. Selain membeberkan perincian album terbarunya berjudul Confessions II, penyanyi berumur 67 tahun ini secara blak-blakan mengaku pernah berprasangka pada Kylie Minogue dan memberikan sinyal kuat bakal tampil di panggung legendaris Glastonbury.
Album Confessions II membawa Madonna kembali ke akar bermusiknya, ialah lantai dansa.
"Begitulah langkah saya memulai. Saya adalah seorang penari. Menari ada di dalam DNA saya. Itu menciptakan sebuah komunitas, dan terkadang sebuah hubungan," ujar Madonna kepada Norton.
Cemburu pada Kylie Minogue lantaran Mantan Suami
Momen menarik terjadi ketika Kylie Minogue muncul sebagai kejutan dalam aktivitas tersebut dan menyajikan koktail untuk Madonna. Hal ini mengingatkan publik pada momen 26 tahun lampau ketika Madonna mengenakan kaus bertuliskan "Kylie Minogue" di MTV Europe Music Awards sebagai corak dukungan.
Namun, di kembali tindakan ikonik tersebut, Madonna menyimpan sebuah rahasia nan akhirnya dia ungkapkan langsung di depan Kylie.
"Saya sebenarnya sedikit berprasangka padamu," saya Madonna. Ketika Norton menanyakan alasannya, Madonna menjawab, "Karena dia sangat imut. Saya rasa mantan suami saya saat itu [Guy Ritchie] naksir dia, dan saya merasa, 'Saya tidak bakal pernah secantik Kylie'."
Kode Keras untuk Glastonbury 2027
Setelah negosiasi nan sempat kandas untuk menjadi penampil utama Glastonbury pada 2024, Madonna memberikan angan baru bagi para penggemarnya. Saat mendiskusikan rencana turnya, dia mengisyaratkan tahun 2027 bisa menjadi momen pembuktiannya di Pyramid Stage.
"Saya rasa saya bakal melakukan tur promosi untuk beberapa waktu, kemudian di musim panas ada sesuatu nan lebih besar," kata Madonna.
Saat Norton mencoba mengonfirmasi apakah aktivitas besar nan dimaksud berada di Inggris, Madonna hanya tersenyum misterius.
"Bisa jadi. Mengapa saya kudu memberi tahu Anda segalanya?" goda Madonna.
Lagu Duet Bersama Sang Putri dan Damai Sebelum Ajal
Album Confessions II juga menjadi ruang emosional nan sangat individual bagi Madonna. Untuk pertama kalinya, dia berduet dengan putri sulungnya, Lourdes "Lola" Leon, 29. Madonna mengungkapkan bahwa Lola sempat enggan bekerja sama lantaran tidak mau dicap sebagai nepo baby nan memanfaatkan kewenangan spesial ibunya. Namun, Lola akhirnya datang dan membujuk sang ibu menulis lagu berbareng sebagai corak pengobatan emosional atas kebencian masa remaja nan sempat dia pendam.
Selain lagu duet, album ini juga memuat trek emosional berjudul Fragile nan didedikasikan untuk mendiang adiknya, Christopher, nan meninggal akibat kanker pada 2024. Hubungan keduanya sempat renggang selama bertahun-tahun, apalagi Madonna sempat menganggap adiknya sebagai musuh terbesar setelah Christopher merilis kitab nan membongkar rahasianya pada 2008.
Beruntung, keduanya sempat berbaikan sebelum ajal menjemput. Hubungan mereka membaik saat Christopher nan sakit meminta bantuannya. Madonna menulis lagu Fragile tepat setelah menerima telepon dari adiknya nan sedang kesakitan.
"Melepaskan seseorang nan Anda cintai, langkah terbaik untuk melakukannya adalah dengan menulis tentang perihal itu. Ini seperti sebuah pengusiran setan (exorcism)," pungkas Madonna. (BBC/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·