Penyanyi Lusant kembali melanjutkan perjalanan musikalnya menuju EP perdana berjudul Cerita Luka melalui single kedua, ‘Dunia Seakan Pulang’.
Setelah memperkenalkan karakter musiknya lewat single debut Tak Pernah Jadi Rumah, Lusant sekarang menghadirkan karya nan mengangkat tentang kehilangan, kerinduan, penerimaan, hingga proses penyembuhan.
Melalui Dunia Seakan Pulang, Lusant bercerita tentang seseorang nan tetap mempunyai rasa kepada orang nan pernah menjadi bagian krusial dalam hidupnya, tetapi kudu menerima realita bahwa keduanya sekarang melangkah di arah nan berbeda.
Lagu ini tidak bercerita tentang upaya untuk kembali bersama. Sebaliknya, Lusant mau menggambarkan gimana seseorang belajar menerima perpisahan, mengikhlaskan, serta tetap mencintai dengan tulus meski tidak lagi berada di sisi nan sama.
“Ada saat ketika kita kudu merelakan seseorang nan tetap sangat kita cintai, bukan lantaran emosi itu hilang, tetapi lantaran takdir membawa kita pada perjalanan nan berbeda,” ungkap Lusant.
Menurut Lusant, perpisahan tidak selalu terjadi lantaran rasa cinta telah menghilang. Terkadang, dua orang nan tetap saling berfaedah kudu menerima bahwa kehidupan membawa mereka menuju perjalanan masing-masing.
Karena itu, angan dan angan agar seseorang nan pernah dicintai bisa menemukan kebahagiaan menjadi corak kasih nan mau disampaikan Lusant melalui lagu tersebut.
Secara musikal, Dunia Seakan Pulang dikemas dalam nuansa emotional pop nan hangat dengan lirik puitis. Lagu ini diharapkan dapat menjadi ruang refleksi bagi pendengar nan pernah kehilangan seseorang nan begitu berarti.
Rilisan ini juga menjadi bagian dari rangkaian cerita menuju EP Cerita Luka. Jika Tak Pernah Jadi Rumah menggambarkan awal dari sebuah luka, Dunia Seakan Pulang merepresentasikan fase ketika seseorang mulai belajar berbaikan dengan kenyataan.
Lewat Cerita Luka, Lusant mau menghadirkan perjalanan emosional nan tidak hanya berbincang tentang patah hati, tetapi juga tentang proses manusia menerima keadaan, bertumbuh, dan kembali menemukan angan setelah mengalami kehilangan.
Dalam proses produksinya, Dunia Seakan Pulang ditulis oleh Winsten H dan diproduseri sekaligus diaransemen oleh Double D. Sementara itu, bagian bass diisi Phil Jordan, dengan proses mixing dan mastering oleh Yoga Patria (Nineball).
Identitas visual single ini diperkuat melalui artwork karya Afriani K dan fotografi oleh Yudi Adrian.
Kini, Dunia Seakan Pulang telah tersedia di seluruh platform musik digital. Single tersebut menjadi langkah berikutnya bagi Lusant sebelum menghadirkan EP perdana Cerita Luka secara keseluruhan.
Melalui proyek ini, Lusant mau mengingatkan bahwa cinta tidak selalu berfaedah mempertahankan seseorang untuk tetap berada di sisi kita. Ada kalanya mencintai juga berfaedah bisa melepaskan dengan tulus, menerima jalan nan berbeda, dan tetap mendoakan kebahagiaan orang nan pernah begitu berarti.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·