Peringati Harpelnas 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Infrastruktur

Sedang Trending 36 menit yang lalu
Ilustrasi petugas Pertagas dalam memeriksa pipa gas bumi. Foto: Dok. Pertamina

Memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, meneguhkan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas jasa dan keandalan prasarana daya di tengah kebutuhan pengguna nan semakin dinamis.

Komitmen tersebut tercermin dari Customer Satisfaction Index (CSI) Pertagas tahun 2026 nan mencapai 4,46, alias meningkat 2,53% dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini menempatkan tingkat kepuasan pengguna Pertagas berada pada kategori Sangat Puas.

Peningkatan kepuasan pengguna menjadi salah satu parameter krusial bagi Pertagas dalam mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas layanan. Bagi perusahaan, pengguna bukan sekadar penerima layanan, melainkan mitra strategis dalam mendukung keberlangsungan upaya sekaligus memperkuat ketahanan daya nasional.

Direktur Komersial Pertagas, Ryrien Marisa, mengatakan peningkatan CSI menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus menghadirkan pengalaman jasa nan semakin baik bagi pelanggan.

“Pelanggan merupakan mitra strategis Pertagas. Kepercayaan nan diberikan menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah, menghadirkan jasa nan lebih baik, lebih responsif, lebih solutif sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Peningkatan CSI menjadi salah satu bukti dan penyemangat kami bahwa upaya untuk memberikan pengalaman jasa nan lebih baik terus memberikan hasil positif,” ujarnya.

Pertagas melayani kebutuhan daya di beragam sektor strategis. Kelistrikan dan pupuk menjadi segmen pengguna terbesar, disusul sektor petrokimia, oleochemical, baja, keramik, kaca, serta jaringan gas kota (city gas). Melalui anak usahanya, Pertagas juga menjangkau pengguna di sektor perhotelan, rumah sakit, perkantoran, hingga perumahan nan tersebar di Sumatera, Jawa, dan Bali.

Energi nan disalurkan Pertagas turut mendukung beragam aktivitas penting, mulai dari menjaga operasional pembangkit listrik dan industri, mendukung pelayanan kesehatan dan aktivitas usaha, hingga memenuhi kebutuhan daya masyarakat.

Selain menjaga keandalan pasokan, Pertagas terus menghadirkan beragam program untuk membangun kedekatan dengan pelanggan. Program tersebut antara lain Customer Appreciation Day sebagai corak penghargaan kepada pelanggan, Key Account Management untuk mempererat engagement dan membangun loyalitas, serta Survei Kepuasan Pelanggan nan dilakukan secara berkala sebagai dasar pertimbangan dan perbaikan layanan.

“Kami mau memastikan bahwa bunyi pengguna betul-betul menjadi bagian dari proses perbaikan perusahaan. Karena itu, kami terus membuka ruang dialog, mendengarkan kebutuhan dan masukan pelanggan, serta menerjemahkannya menjadi solusi dan peningkatan jasa nan nyata,” tambah Ryrien

Ilustrasi petugas Pertagas dalam memeriksa pipa gas menuju ke konsumen. Foto: Dok. Pertamina

Kepercayaan pengguna juga dijawab Pertagas dengan menjaga keselamatan, kontinuitas penyaluran, dan keandalan infrastruktur. Direktur Teknik dan Operasi Pertagas, Agung Indri Pramantyo, menegaskan bahwa keahlian operasional dan prasarana nan andal merupakan corak nyata perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

“Bagi kami, keandalan prasarana adalah salah satu corak pelayanan nan paling nyata. Di kembali setiap daya nan sampai kepada pelanggan, terdapat komitmen untuk menjaga keselamatan, integritas aset, dan kontinuitas penyaluran agar kebutuhan daya dapat terpenuhi secara kondusif dan berkesinambungan,” ungkap Agung.

Saat ini, Pertagas mengoperasikan jaringan sepanjang 2.991 kilometer pipa gas bumi dan 605 kilometer pipa minyak bumi. Infrastruktur tersebut menjadi bagian krusial dalam mendukung kelancaran pengedaran daya serta menjaga konektivitas penyaluran antardaerah.

Hingga Semester I 2026, Pertagas terus menjalankan jasa transportasi gas bumi dan minyak bumi untuk mendukung kebutuhan pengguna dan kelancaran pengedaran energi. Pada periode nan sama, penyaluran gas bumi tercatat mencapai 1.606 MMSCFD, sedangkan penyaluran minyak bumi mencapai 151.881 BOPD.

Pada lini upaya lainnya juga menunjukkan capaian keahlian positif. Melalui Anak Perusahaan dan Perusahaan Patungan (AP/JV), produksi LPG hingga Semester I 2026 tercatat mencapai 479,78 ton per hari, alias 6,5% di atas sasaran RKAP 2026. Sementara itu, realisasi regasifikasi mencapai 163,27 BBTUD, alias 13% di atas sasaran RKAP 2026.

Capaian tersebut mencerminkan upaya Pertagas dalam menjaga keandalan operasional sekaligus memenuhi kebutuhan daya pengguna secara optimal. Penguatan integritas prasarana dan optimasi operasional terus dilakukan untuk memastikan jasa daya dapat melangkah secara aman, andal, dan berkesinambungan.

Ilustrasi petugas Pertagas saat hendak memeriksa jaringan gas bumi. Foto: Dok. Pertamina

Pertagas juga terus memperkuat perannya dalam menyediakan prasarana daya nan terintegrasi. Di tahun 2026 ini, pengembangan dan optimasi jaringan menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan konektivitas sistem daya nasional serta memastikan kebutuhan pengguna dapat dilayani secara lebih efektif.

Pada saat nan sama, penguatan prasarana gas bumi turut mendukung transisi menuju pemanfaatan daya nan lebih bersih. Langkah ini menjadi bagian dari kontribusi Pertagas dalam menyediakan daya nan bisa mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus menjawab kebutuhan bakal sistem daya nan semakin berkelanjutan.

“Apresiasi kepada pengguna tidak boleh berakhir pada peringatan Hari Pelanggan Nasional semata, Apresiasi kudu diwujudkan melalui tindakan nyata setiap harinya, mulai dari menjaga keandalan dan keselamatan infrastruktur, memastikan kontinuitas penyaluran, meningkatkan kualitas operasional, jasa nan responsif dan kemauan untuk mendengarkan. Kami bakal terus tumbuh berbareng pelanggan, dan menghadirkan solusi daya nan memberikan faedah bagi pelanggan, masyarakat, dan negeri,” tutup Ryrien.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan