PT BYD Motor Indonesia memberikan sinyal positif mengenai potensi diboyongnya mobil listrik mungil BYD Racco ke pasar Indonesia setelah ramainya perbincangan di media sosial.
Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther T. Panjaitan, mengakui tengah aktif mempelajari penerimaan pasar Tanah Air terhadap kendaraan perkotaan tersebut.
"Kita tetap tahap mencoba mengidentifikasi dan mempelajari market-nya. Karena sebetulnya jenis kendaraan ini favorit di negara lain," ujar Luther di Subang, Jawa Barat, Kamis (3/9).
Melalui uji riset dan hubungan di media sosial resmi perusahaan, BYD mengumpulkan feedback langsung dari calon konsumen di Indonesia.
Luther mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat Indonesia terhadap BYD Racco terbilang di luar ekspektasi awal perusahaan.
"Surprisingly sangat positif ya. Tapi kita mau lihat dulu di sisi mana nan kelak bisa jadi strong point-nya, baik dari komunikasi, harga, maupun promosinya," jelasnya.
Riset nan dijalankan BYD menggabungkan pertimbangan teknis engineering, kajian pasar, hingga studi rasa berkendara secara langsung di lapangan.
Sinyal kejutan juga diungkapkan oleh President Director PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, di sela-sela sambutan saat peresmian pabrik BYD di Subang, Ia mengatakan bakal ada kejutan di bulan depan.
"Akan ada kejutan dari BYD di bulan Oktober," ujar Eagle singkat.
Saat dikonfirmasi, Luther secara tersirat mengamininya. "Bisa saja (dibawa ke Indonesia). Semua tergantung kelak hasil riset internal. Di negara awal dia diperkenalkan respon masyarakat sangat baik, itu membikin kita makin confident," tutup Luther.
39 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·