Live Streaming Pengamatan Hilal Awal Zulhijah 17 Mei 2026 BMKG

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bakal melaksanakan pengamatan hilal awal bulan Zulhijah 1447 Hijriah pada 17 Mei 2026. Pemantauan ini menjadi bagian dari proses penentuan awal bulan Zulhijah nan berangkaian dengan penetapan Hari Raya Idul Adha 2026.

Pengamatan bulansabit oleh tim BMKG ini bakal disiarkan secara langsung namalain live streaming dan dapat disaksikan secara online oleh seluruh masyarakat Indonesia. Siaran tersebut dapat diakses melalui laman resmi bulansabit BMKG sehingga masyarakat dapat mengikuti proses pemantauan bulansabit dari beragam wilayah secara real time.

Data Hisab Awal Zulhijah 2026 BMKG

Merujuk info nan dilansir BMKG, Rabu (13/5/2026), pengamatan bulansabit awal Zulhijah 1447 H bakal dilakukan pada Minggu, 17 Mei 2026 saat mentari terbenam. Observasi dilaksanakan oleh 37 tim BMKG nan tersebar di beragam wilayah Indonesia.

Berikut link live streamingnya: https://hilal.bmkg.go.id/

BMKG juga merilis info hisab bulansabit pada 17 Mei 2026. Berdasarkan kalkulasi dari wilayah Merauke hingga Sabang, tinggi bulansabit diperkirakan berada pada rentang 3,29 derajat sampai 6,95 derajat. Sementara elongasi geosentris berkisar antara 8,91 derajat hingga 10,6 derajat.

Adapun umur bulan diperkirakan berada pada rentang 12,42 jam hingga 15,77 jam. Selang waktu alias lag bulansabit tercatat antara 18,42 menit sampai 35,8 menit. BMKG juga mencatat fraksi iluminasi bulan berkisar 0,53 persen di Jayapura hingga 0,74 persen di Banda Aceh.

Jadwal Sidang Isbat Awal Zulhijah 2026

Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) RI telah mengumumkan agenda sidang isbat penentuan awal bulan Zulhijah 1447 H nan bakal digelar pada Minggu, 17 Mei 2026. Sidang tersebut sekaligus menjadi penentu awal Idul Adha 2026 jenis pemerintah.

Mengutip keterangan resmi Kemenag, sidang isbat bakal dilaksanakan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jalan M.H. Thamrin No. 6, Jakarta. Berdasarkan kalkulasi hisab, ijtimak menjelang Zulhijah 1447 H diperkirakan terjadi pada Ahad, 17 Mei 2026 sekitar pukul 03.00.55 WIB.

Saat rukyat berlangsung, posisi bulansabit di seluruh wilayah Indonesia diperkirakan sudah berada di atas ufuk dengan ketinggian antara 3 derajat 37 menit 51 detik hingga 6 derajat 54 menit 23 detik. Sementara perspektif elongasi diperkirakan berkisar 8 derajat 58 menit 23 detik hingga 10 derajat 36 menit 52 detik.

Kemenag berbareng Kanwil Kemenag, Kemenag Kabupaten/Kota, Peradilan Agama, organisasi masyarakat Islam, dan lembaga mengenai bakal melaksanakan rukyatul bulansabit di 88 titik pemantauan nan tersebar dari Aceh hingga Papua Barat.

"Pemantauan bulansabit dilakukan secara luas di beragam wilayah Indonesia agar hasil rukyat nan diperoleh semakin jeli dan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan dalam sidang isbat," kata Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat.

BRIN Prediksi Idul Adha 2026 Serentak

Sementara itu, Peneliti Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, memprediksi Hari Raya Idul Adha 1447 H di Indonesia berpotensi jatuh pada 27 Mei 2026 dan berjalan serentak.

"Insyaallah Idul Adha 1447 H seragam," kata Thomas, Rabu (13/5/2026).

Thomas menjelaskan, posisi bulansabit saat Magrib pada 17 Mei 2026 diperkirakan sudah cukup tinggi di seluruh Indonesia dan nyaris seluruh dunia. Menurutnya, berasas kalkulasi astronomi, kriteria penetapan awal Zulhijah baik jenis Muhammadiyah, pemerintah, maupun Arab Saudi diperkirakan sama-sama terpenuhi.

"Maka, KHGT (Muhammadiyah) sama dengan Ummul Quro (Arab Saudi) sama dengan MABIMS (Pemerintah), awal Zulhijah 1447 sama dengan 18 Mei 2026, dan Idul Adha 27 Mei 2026," ujarnya.

Meski demikian, Thomas menegaskan kepastian penetapan Idul Adha tetap menunggu hasil sidang isbat pemerintah nan bakal digelar pada Minggu, 17 Mei 2026. Ia juga menilai kemungkinan perubahan tanggal sangat mini berasas hasil prediksi astronomi nan ada. (wia/zap)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News