Live Now! Ungkap Masa Depan Elektrifikasi Industri Tambang RI

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - EV Transition in Mining Industry Outlook 2026 dengan tema "The Future of EV's in Mining Industry: Between Efficiency and High Investment" siap mengupas masa depan elektrifikasi industry pertambangan di tanah air.

Forum ini menghadirkan perbincangan strategis nan mempertemukan regulator, asosiasi industri, pelaku upaya pertambangan, serta pemangku kepentingan.

EV Transition in Mining Industry Outlook 2026 bermaksud mengulas peluang, tantangan, serta kesiapan industri dalam mengangkat teknologi EV. Khususnya dari sisi efisiensi, investasi, dan regulasi, sekaligus mendorong kerjasama lintas pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem elektrifikasi pertambangan di Indonesia menuju masa depan industri nan lebih kompetitif dan berkelanjutan.

Acara ini menghadirkan Yuliot Tanjung, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI nan Diwakili oleh Jisman P. Hutajulu, Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Perencanaan Strategis Kementerian ESDM RI), Presiden Direktur PT Gaya Makmur Mobil Frankie S. Makaminang pada sesi pembukaan.

Diskusi menarik juga bakal menghadirkan Setia Diarta - Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, Dan Elektronika, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Widhi Handoyo - Direktur Pencegahan Dampak Lingkungan Kebijakan Wilayah Dan Sektor, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup,Raden Sukhyar - Dewan Pengawas Indonesian Mining Association.

Ada juga, Djoko Widajatno - Dewan Pengawas Asosiasi Penambang Nikel Indonesia, Ahmad Kharis - Wakil Ketua Umum I Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia, Gita Mahyarani - Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia, Raden Utoro - Chief Operating Officer Pt Borneo Indobara, Surateman - Product Support Director Pt Gaya Makmur Tractors.

Acara ini bisa disaksikan secara LIVE! di CNBC Indonesia pada pada Rabu, 29 April 2026, pukul 09.00-12.00 WIB.

(rah/rah)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News