Literasi Keuangan Masih Rendah, Proteksi Jadi Kunci Kelola Keuangan Keluarga

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

 Literasi Keuangan Masih Rendah, Proteksi Jadi Kunci Kelola Keuangan Keluarga

Literasi Keuangan Masih Rendah, Proteksi Jadi Kunci Kelola Keuangan Keluarga (Foto: Freepik)

JAKARTA - Di tengah kondisi ekonomi nasional nan relatif resilien, kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pengelolaan keuangan dan perlindungan akibat tetap tergolong rendah. 

Data statistik 2025 menunjukkan, tingkat penetrasi asuransi di Indonesia baru berada di kisaran 3 persen, nomor nan mencerminkan tetap lebarnya celah perlindungan finansial masyarakat.

Dalam info Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS), hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 nan menunjukkan indeks literasi finansial mencapai 66,46 persen dan indeks inklusi finansial 80,51 persen.

Penetrasi Asuransi

Padahal, pengelolaan finansial nan sehat tidak hanya soal menabung dan berinvestasi, tetapi juga memastikan adanya perlindungan dari akibat tak terduga seperti kecelakaan, sakit, hingga kerusakan aset. Tanpa proteksi, satu kejadian saja dapat mengguncang stabilitas finansial rumah tangga.

Melihat kondisi tersebut, platform digital untuk mitra asuransi menilai rendahnya penetrasi asuransi justru menjadi kesempatan besar untuk mendorong literasi dan inklusi keuangan. 

"Kami memandang potensi nan sangat besar seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat bakal pentingnya proteksi. Rendahnya penetrasi saat ini adalah kesempatan bagi kami untuk datang dengan solusi nan lebih aksesibel melalui teknologi dan pendekatan personal,,” ujar AVP Head of Retail Ignite by Igloo Handry Yunus dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com