Lawan Rentenir, Kredit Rp64,8 Triliun Disalurkan ke 2,3 Juta Debitur

Sedang Trending 51 menit yang lalu

Feby Novalius , Jurnalis-Kamis, 22 Oktober 2026 |14:43 WIB

Lawan Rentenir, Kredit Rp64,8 Triliun Disalurkan ke 2,3 Juta Debitur

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi di Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026. (Foto: Okezone.com/Setpres)

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat realisasi  Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir telah mencapai Rp64,8 triliun kepada 2,3 juta debitur. Program ini menjadi salah satu upaya memperluas akses pembiayaan masyarakat agar dapat memperoleh jasa finansial umum untuk memenuhi kebutuhan upaya dan mengurangi ketergantungan pada rentenir.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan capaian tersebut dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 di JIEXPO Convention Centre, Jakarta, Kamis (22/10/2026). Laporan itu disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto nan menghadiri aktivitas tersebut.

Friderica menjelaskan, TPAKD menjadi salah satu instrumen untuk mendukung pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. Saat ini, terdapat 552 TPAKD nan tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia.

Menurutnya, beragam program ekspansi akses finansial merupakan hasil kerja sama pemerintah pusat, otoritas sektor keuangan, Bank Indonesia (BI), dan pemerintah daerah.

“Ini hasil kerja sama sangat baik antara pemerintah, pelaku jasa keuangan, BI, dan pemerintah daerah. Hasilnya nyata bisa dilihat dari beberapa program unggulan kita,” ujar Friderica, Kamis (22/10/2026).

Selain program Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir, OJK mencatat penyaluran angsuran dan pembiayaan kepada sektor prioritas telah mencapai lebih dari Rp5,4 triliun kepada 203 ribu debitur.

OJK juga mendorong inklusi finansial melalui program Satu Rekening Satu Pelajar. Program ini memberikan edukasi finansial kepada anak-anak sekaligus memfasilitasi pembukaan rekening Simpanan Pelajar (SimPel) melalui support perbankan, termasuk bank pembangunan wilayah (BPD) dan bank nasional. Rekening tersebut dapat dibuka dengan setoran awal mulai Rp5.000.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑