Feby Novalius
, Jurnalis-Kamis, 22 Oktober 2026 |15:23 WIB

Presiden Prabowo Subianto menargetkan penyaluran angsuran hingga Rp400 triliun kepada sekitar 28 juta family petani. (foto:Okezone.com/Setpres)
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menargetkan penyaluran angsuran hingga Rp400 triliun kepada sekitar 28 juta family petani, nelayan, dan masyarakat berpenghasilan rendah. Rencana tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperluas akses pembiayaan, meningkatkan daya beli, dan mendorong kesejahteraan masyarakat hingga ke pedesaan dan wilayah terpencil.
Dia menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat kudu tercermin dari kenaikan penghasilan riil dan keahlian family memenuhi kebutuhan hidup.
“Meningkatkan kesejahteraan rakyat kita. Kesejahteraan tidak boleh hanya menjadi kata-kata slogan. Arti sesungguhnya adalah penghasilan rakyat secara riil kudu meningkat,” ujar Prabowo, dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Menurut Prabowo, setiap family kudu mempunyai daya beli nan nyata. Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah pusat dan wilayah perlu bekerja sama menjaga serta mengelola kekayaan dan sumber daya alam Indonesia agar memberikan faedah bagi kemakmuran masyarakat.
Prabowo juga mengapresiasi capaian penyaluran angsuran dan pembiayaan kepada masyarakat. Namun, dia menilai upaya tersebut perlu diperluas agar semakin banyak masyarakat nan memperoleh akses modal untuk mengembangkan upaya produktif.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin finance lainnya
57 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·