
Borneo FC menang 3-1 atas Tainan City di AFC Challenge League 2026-2027. (Foto: Instagram/borneofc.id)
SAMARINDA – Kemenangan impresif Borneo FC atas Tainan City di laga lanjutan Grup D AFC Challenge League (ACGL) 2026-2027 memberi akibat positif bagi kiprah sepak bola Tanah Air. Bertanding di Stadion Segiri, Samarinda, pada Rabu (21/10/2026) malam WIB, Pesut Etam sukses mengukuhkan kemenangan comeback dengan skor akhir 3-1.
Hasil manis ini sekaligus menyegel status Borneo FC sebagai juara Grup D dengan koleksi 6 poin sempurna dari dua laga. Kepastian tersebut secara otomatis meloloskan wakil Indonesia ini ke babak 8 besar (perempatfinal).
Peta persaingan di Grup D sendiri menyusut setelah wakil Filipina, One Taguig FC, mengundurkan diri akibat masalah lisensi finansial. Alhasil, persaingan grup hanya melibatkan tiga tim, ialah Borneo FC, Yangon United, dan Tainan City.
Dengan perolehan poin nan tak lagi terkejar oleh Yangon United maupun Tainan City nan sama-sama mengoleksi 0 poin, langkah anak asuh Mauro Jeronimo ke fase gugur dipastikan mulus tak tertandingi.
1. Suntikan Poin Koefisien bagi Liga Indonesia
Kemenangan comeback atas Tainan City ini memberikan suntikan perkiraan koefisien sebesar 0,825 poin bagi Liga Indonesia (Super League).
Borneo FC. (Foto: Instagram/borneofc.id)
Sebelum laga matchday kedua ini digelar, pembaharuan ranking AFC Men's Club Competitions mencatat Liga Indonesia berada di posisi ke-16 Asia (peringkat ke-9 Wilayah Timur) dengan 28.659 poin. Tambahan poin berbobot ini mendongkrak total koefisien Indonesia menjadi 29.484 angka.
Suntikan poin ini makin mengukuhkan tren positif kejuaraan domestik. Sebelumnya, kemenangan 2-0 Borneo FC atas Yangon United di matchday pertama turut mendongkrak posisi Liga Indonesia dari ranking 18 naik dua tingkat ke urutan 16 Asia.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·