Istana: Pemerintah Tidak Anti-Kritik!

Sedang Trending 55 menit yang lalu

Binti Mufarida , Jurnalis-Kamis, 22 Oktober 2026 |15:25 WIB

 Pemerintah Tidak Anti-Kritik!

Istana: Pemerintah Tidak Anti-Kritik/Biro Pers

JAKARTA - Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) menegaskan bahwa pemerintah terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat. Hal ini sejalan dengan pengarahan Presiden Prabowo Subianto yang memintanya untuk mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung, termasuk hingga ke daerah-daerah.

“Bapak Presiden minta saya untuk menerima masukan. Nah, di sinilah saya butuh berkawan dengan Bapak-Ibu sampai ke daerah-daerah untuk mendengar,” kata Kepala Bakom Syahganda Nainggolan di hadapan para pelaku industri media dari beragam wilayah di Indonesia nan menghadiri Local Media Summit 2026 di Hotel Manhattan, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Menurut Syahganda, media lokal mempunyai peran krusial dalam membantu pemerintah memahami persoalan nan terjadi di daerah.

Kedekatan media lokal dengan masyarakat memungkinkan info mengenai beragam persoalan di lapangan dapat diterima pemerintah secara lebih cepat, sehingga respons dan penanganannya bisa dilakukan dengan tepat.

“Nah itu (media) wilayah nan bisa lebih tahu apa nan terjadi di Riau, Kalimantan, Sumatera Selatan tentang kebakaran, tentang rumor lain-lain itu tempat media lokal. Karena jika lebih sigap kita tahu, tentu kita lebih sigap melakukan satu reaksi,” imbuhnya.

Syahganda menambahkan, Bakom RI terbuka untuk menjalin komunikasi dan kerja sama dengan beragam jenis media, mulai dari televisi, media cetak, dan media daring hingga media baru nan bergerak di ranah media sosial.

Sebagai lembaga pemerintah nan menjalankan petunjuk masyarakat, Bakom RI siap membangun hubungan nan terbuka dengan beragam pihak, termasuk pelaku industri media di daerah.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑