Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 18,6% Jadi Rp23,3 Triliun

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 18,6% Jadi Rp23,3 Triliun ilustrasi(Antara)

Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp23,3 triliun selama Januari-Mei 2026. Angka tersebut tumbuh 18,6% secara tahunan (year-on-year/yoy). Tren pertumbuhan profitabilitas tersebut turut mendorong return on equity (ROE) Bank Mandiri terjaga stabil di kisaran 20%. Sementara itu, hingga akhir Mei 2026, total aset bank only Bank Mandiri tercatat Rp2.306 triliun, tumbuh 20,0% dibandingkan periode nan sama tahun sebelumnya. 

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini menyampaikan, pencapaian tersebut tidak terlepas dari kegunaan intermediasi nan terus menunjukkan tren positif. Pada lima bulan pertama tahun 2026, bank berkode emiten BMRI ini menyalurkan angsuran senilai Rp1.580 triliun secara bank only, naik 20,6% yoy. Novita mengatakan angsuran nan disalurkan mengalir ke sektor produktif mulai dari hilirisasi industri hingga segmen UMKM.

“Kinerja ini merupakan hasil dari eksekusi strategi nan terukur dan konsisten di seluruh lini bisnis, dengan pengelolaan akibat nan disiplin dan penuh kehati-hatian untuk menjaga pertumbuhan tetap sehat dalam jangka panjang,” ujar Novita dalam keterangan resmi, Jumat (26/6).

Selain itu, dari sisi pendanaan total biaya pihak ketiga (DPK) bank only turut tumbuh 22,0% yoy menjadi Rp1.716 triliun. Hal itu ditopang oleh biaya murah (current account and saving account/CASA) dengan giro mencapai Rp664 triliun dan tabungan sebesar Rp559 triliun. 

Pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari keahlian berkepanjangan jasa digital Bank Mandiri, Livin’ by Mandiri, dan Kopra by Mandiri nan terus mencatat peningkatan penggunaan. Selain mendorong pertumbuhan transaksi digital, peningkatan pengguna kedua platform tersebut turut memperkuat literasi keuangan, serta memperluas akses terhadap jasa finansial berbasis teknologi. Hal itu, katanya, sejalan dengan visi Danantara dalam memastikan aset negara dikelola secara efektif, produktif, dan memberikan faedah nan lebih luas bagi masyarakat Indonesia.

Novita menambahkan, sinergi nan terintegrasi antara ekosistem digital dan jaringan bentuk memungkinkan pengguna mengelola finansial secara menyeluruh dalam satu platform layanan. Ke depan, dia memastikan Bank Mandiri bakal terus memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah melalui pembiayaan program prioritas nasional. Hal itu mencakup KUR, penguatan UMKM dan koperasi, KPR subsidi, serta sektor strategis dan hilirisasi industri guna mendorong pembuatan lapangan kerja.

"Melalui sinergi integrasi ekosistem Bank Mandiri nan menghubungkan jasa digital, jaringan distribusi, dan pembiayaan produktif, kami berkomitmen untuk terus datang bagi seluruh lapisan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional nan inklusif dan berkelanjutan," pungkas Novita. (E-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia