Kurangi Sampah Plastik, SMA di Kediri Dilengkapi Mesin Air Siap Minum

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Kurangi Sampah Plastik, SMA di Kediri Dilengkapi Mesin Air Siap Minum Penyerahan support perangkat mesin air minum kepada kepada SMA Dharma Wanita 1 Pare, Kabupaten Kediri.(Dok.Istimewa)

KOMITMEN terhadap pelestarian lingkungan sekarang tidak lagi hanya diwujudkan melalui penanaman pohon alias pengelolaan sampah, tetapi juga melalui perubahan kebiasaan sehari-hari di lingkungan pendidikan. Salah satunya dilakukan Bank Mandiri Taspen dengan menyalurkan support mesin air siap minum cuma-cuma kepada SMA Dharma Wanita 1 Pare, Kabupaten Kediri, sebagai bagian dari upaya mendorong budaya ramah lingkungan sekaligus memenuhi kebutuhan dasar siswa.

Bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp42,4 juta tersebut diserahkan secara simbolis dalam seremoni di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG), Kediri, Minggu (14/6). Penyerahan dilakukan oleh manajemen Bank Mandiri Taspen kepada Ketua Yayasan Dharma Wanita Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito.

Program ini tidak hanya menghadirkan akses air minum nan kondusif dan higienis bagi siswa, tetapi juga menjadi bagian dari kampanye pengurangan penggunaan botol plastik sekali pakai nan selama ini menjadi salah satu penyumbang terbesar limbah di lingkungan sekolah.

Division Head Strategic Digital & Corporate Transformation Bank Mandiri Taspen, Iwan Kurniawan, mengatakan support tersebut merupakan penerapan tanggung jawab sosial perusahaan nan berfokus pada aspek pendidikan, kesehatan, dan pelestarian lingkungan.

"Air mineral merupakan salah satu kebutuhan pokok siswa-siswi dalam menunjang aktivitas belajar. Kami mencoba mengelaborasikan kebutuhan dasar tersebut dengan program kampanye go green. Dari sana, muncullah buahpikiran untuk menghadirkan mesin air siap minum ini," ujar Iwan.

Menurutnya, penyediaan akomodasi air minum siap konsumsi di sekolah diharapkan bisa mengubah kebiasaan penduduk sekolah agar lebih peduli terhadap lingkungan dengan membawa tumbler alias wadah minum sendiri. Langkah sederhana tersebut dinilai dapat memberikan akibat besar dalam mengurangi volume sampah plastik nan dihasilkan setiap hari.

"Mesin air siap minum untuk SMA Dharma Wanita 1 Pare ini sekaligus menjadi corak support konkret kami terhadap kampanye go green, terutama dalam mengurangi konsumsi air minum dalam bungkusan plastik sekali pakai," tambahnya.

Pendekatan tersebut sejalan dengan meningkatnya kesadaran beragam lembaga pendidikan untuk membangun budaya hidup berkepanjangan melalui kebiasaan sehari-hari. Selain mengurangi sampah, penggunaan mesin air siap minum juga dinilai lebih efisien dari sisi biaya dan memastikan kesiapan air nan layak konsumsi bagi seluruh siswa.

Inisiatif tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala SMA Dharma Wanita 1 Pare, Ahmad Riziq Mubarok, menilai support nan diberikan sangat sesuai dengan kebutuhan sekolah nan menerapkan sistem boarding school alias asrama.

Menurutnya, para siswa menghabiskan nyaris seluruh aktivitas sehari-hari di lingkungan sekolah sehingga kebutuhan air minum sehat menjadi salah satu aspek krusial nan kudu dipenuhi secara berkelanjutan.

"Siswa kami berada di pondok (boarding school), di mana aktivitas mereka praktis dilakukan 24 jam penuh di lingkungan sekolah. Otomatis, kebutuhan dan suplai air mineral nan sehat dan higienis sangat tinggi setiap harinya. Program CSR dari Bank Mandiri Taspen ini jelas sangat berfaedah bagi kami," tutur Riziq.

Ia meyakini keberadaan mesin air siap minum tidak hanya meningkatkan kualitas jasa kesehatan bagi siswa, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk membangun kesadaran lingkungan sejak usia sekolah.

Melalui akomodasi tersebut, siswa didorong membiasakan diri menggunakan botol minum isi ulang sehingga ketergantungan terhadap air minum bungkusan dapat dikurangi secara bertahap. Kebiasaan ini diharapkan menjadi bagian dari karakter generasi muda nan lebih peduli terhadap rumor keberlanjutan.

Kolaborasi antara bumi upaya dan lembaga pendidikan seperti ini menunjukkan bahwa kampanye go green dapat diwujudkan melalui langkah-langkah praktis nan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Penyediaan akses air minum nan sehat sekaligus pengurangan sampah plastik menjadi contoh bahwa investasi pada lingkungan dan pendidikan dapat melangkah beriringan untuk menciptakan ekosistem sekolah nan lebih sehat, efisien, dan berkelanjutan. (E-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia