Taufik Fajar
, Jurnalis-Minggu, 10 Mei 2026 |06:33 WIB

PHK (Foto: Okezone)
JAKARTA - PT Krakatau Osaka Steel (KOS) resmi tutup dan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menerima info PHK massal mendekati 200 orang.
"PHK (pemutusan hubungan kerja) di Krakatau Osaka Steel, Partai Buruh berbareng KSPI sudah membentuk posko orange. Ada 161 orang nan di-PHK, tapi sudah bertambah, sudah mendekati nomor 200 orang," ujar Presiden KSPI Said Iqbal di Jakarta.
Menurutnya, salah satu penyebab PHK massal imbas tutupnya perusahaan tersebut lantaran konsumen PT KOS itu merupakan proyek IKN dan proyek jalan tol. Namun, lantaran proyek tersebut melambat hingga condong berhenti, permintaan baja pun jadi menurun berkapak pada perusahaan tersebut.
"Penyebabnya, sebelumnya mereka ini, PT KOS, itu kan nan membeli konsumennya adalah proyek IKN dan proyek jalan tol. Karena dia udah melambat dan kecenderungan berhenti, maka permintaan bajanya menurun," tuturnya.
"Sehingga, mau enggak mau terjadi rasionalisasi, apalagi mungkin ditutup, sedang dalam proses perundingan. Memang manajemen bakal memberikan sekitar 2 kali patokan untuk memberikan pesangon kepada pekerja nan di-PHK," katanya.
Dia menambahkan, produk PT KOS tersebut diperkirakan tidak bisa bersaing harganya dengan peralatan impor baja dari China. Alhasil, mereka tidak bisa memperkuat hingga akhirnya tutup dan terjadi PHK massal.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·