Korupsi Chromebook Rp2,1 Triliun Dinilai Hancurkan Moral Guru

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Awaludin , Jurnalis-Sabtu, 09 Mei 2026 |17:56 WIB

Korupsi Chromebook Rp2,1 Triliun Dinilai Hancurkan Moral Guru

Kasus Korupsi (foto: Okezone)

JAKARTA - Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) melontarkan kritik keras, mengenai kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook nan tengah diusut Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Kepala Bidang Advokasi Guru P2G, Iman Zanatul Khairi menilai kasus tersebut bukan sekadar persoalan kerugian negara, melainkan tragedi pendidikan nan melukai para guru.

Menurut Iman, pengadaan laptop di tengah kondisi sekolah rusak dan rendahnya kesejahteraan pembimbing honorer menjadi ironi besar, terutama di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).

“Beli laptop ngapain? Kita butuh gaji,” ujar Iman, Sabtu (9/5/2026).

Ia menilai digitalisasi pendidikan nan dipaksakan justru menambah beban guru. Alih-alih mengurangi administrasi, pembimbing sekarang kudu mengejar sasaran penggunaan aplikasi dan parameter digital nan dinilai tidak berangkaian langsung dengan kualitas pembelajaran.

P2G juga menyoroti fitur testimoni otomatis dalam Platform Merdeka Mengajar (PMM) nan dianggap merendahkan martabat pekerjaan pembimbing lantaran mendorong pembimbing mengunggah aktivitas ke media sosial.

“Guru-guru kudu begadang malam-malam hanya demi aplikasi, bukan demi murid. Ini mengingkari profesi,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin news lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com