Surabaya -
Sebanyak 11 korban selamat kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 nan terjadi di perairan utara Sumenep, Madura, menjalani perawatan di Rumah Sakit Primary Health Care (RS PHC) Surabaya. Para korban mulai dirawat pada Senin (3/8/2026) awal hari, termasuk seorang balita berumur 2 tahun.
Director RS PHC Surabaya dr Rony Kurniawan mengatakan total terdapat 11 korban nan ditangani rumah sakit. Perinciannya, sembilan pasien tiba pada awal hari dan dua pasien lainnya datang siang hari. Dari jumlah tersebut, satu pasien sudah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.
Menurut Rony, sebagian besar korban mengalami cedera akibat melompat dari kapal untuk menyelamatkan diri saat kebakaran terjadi. Benturan saat masuk ke laut menyebabkan banyak korban mengeluhkan nyeri pada otot.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu kan besi semua sehingga panas, mereka enggak ada pilihan selain loncat. Dan loncat itu kebanyakan cederanya nyeri-nyeri otot, baik otot kaki, otot punggung, ada nan otot dada juga," kata dr Rony kepada wartawan di RS PHC Surabaya, dilansir detikJatim, Senin (3/8).
"Memang mereka pakai pelampung, tapi bagaimanapun lantaran ketinggian itu kan menyebabkan ada tumbukan dengan air," tambahnya.
Berdasarkan keterangan para pasien, mereka kudu berenang selama sekitar dua hingga tiga jam sebelum sukses mencapai kapal penolong. Jarak antara KM Mutiara Sentosa 2 dan kapal-kapal nan memberikan pertolongan diperkirakan mencapai sekitar 2 kilometer.
"Jadi jika ceritanya pasien, sekitar 2 alias 3 jam mereka kudu berenang menuju ke kapal. Karena ada sekitar 2 km jarak antara kapal nan terbakar dengan kapal sekeliling," ceritanya.
Selain mengalami cedera otot, para korban mengalami kelelahan setelah berjam-jam berada di laut dan menelan air laut. Kondisi tersebut menyebabkan keluhan nan nyaris seragam saat tiba di rumah sakit.
"Jadi kebanyakan nan masuk dengan muntah-muntah, nyeri perut, vertigo, pusing, badan lemas, dan seterusnya. Ada juga nan memar otot, sedikit lecet semacam luka bakar, tapi lecet mungkin kena besi nan panas alias apa begitu," jelasnya.
Rony menambahkan, dari 11 pasien nan dirawat terdiri atas sembilan laki-laki dewasa, satu wanita dewasa, dan satu balita berumur dua tahun.
Baca selengkapnya di sini.
(dwr/idh)
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·