Komplotan Maling Rumah Kosong di Sawangan Terekam CCTV, Todong Pistol ke Warga

Sedang Trending 4 hari yang lalu
Komplotan maling rumah kosong di Sawangan. Dok Istimewa

Rumah kosong di area Sawangan Jati, Kota Depok, dibobol maling pada, Sabtu (6/6). Pelaku sempat menodongkan senjata api kepada penduduk nan memergoki tindakan mereka. Aksi komplotan maling itu terekam CCTV.

Saksi berjulukan Widodo saat dikonfirmasi di letak kejadian, Senin (8/6), mengaku awalnya dikabari ada dua orang mencurigakan di depan rumah kosong.

"Saya dikabarin, bilangnya ada dua orang di depan. Saya samperin, saya tanya, nyari apa Mas? Dia bilangnya, nyari namanya orang, nyari Chandra. Itu nan bikin kecoh kan, soalnya namanya Chandra itu kan adiknya (yang punya rumah)," kata Widodo.

Widodo berprasangka lantaran pintu rumah sudah dalam kondisi rusak. Saat dicek, rupanya ada pelaku lain di dalam rumah.

"Habis itu cekcok, saya nanya, ini kok kenapa pintunya rusak? Dia bilangnya, hanya lihat aja ke dalam sebentar. Tapi saya enggak tahu jika di dalam tetap ada orang. Pas bunyi pintu, tahunya ada orang," ujarnya.

Widodo sempat menahan salah satu pelaku di pintu. Namun, dia terpaksa melepasnya setelah diancam senjata api dari dalam rumah.

"Saya nahan di pintu. Habis itu udah cekcok gitu, saya ditodong pistol dari dalam. Saya megang nan di depan, nan di belakangnya udah megang pistol. Daripada ntar ditembak, saya mundur," ungkapnya.

Menurut Widodo, pelaku nan ditahannya membawa obeng, sementara pelaku di depan membawa linggis. Ia sempat berteriak "maling" hingga penduduk lain keluar.

"Teriak. Habis itu baru teriak. Warga-warga sini udah keluar. Habis itu udah kabur, kejar-kejaran," katanya.

4 Pelaku 3 Motor

Widodo menyebut total ada empat pelaku dengan tiga motor. Dua pelaku lainnya menunggu di pintu makam.

"Pelakunya berapa orang, Pak? Empat orang. Dua orang di sana, pintu makam. Pakai motor. Tiga motor, bocengan semua," jelasnya.

Saat kabur, salah satu motor pelaku sempat menjatuhkan pelat nomor. Namun, Widodo menduga pelat tersebut palsu.

"Di CCTV itu dia sempat ada pelatnya itu sempat jatuh. Iya, tapi pelat tiruan sih kayaknya. Bukan pelat asli. nan satunya enggak ada pelat," ujarnya.

Pemilik rumah sudah melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Belum ada keterangan dari Polsek Bojongsari mengenai peristiwa itu.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan