Komisi I soal Kerja Sama Pertahanan Menhan RI-AS: Perkuat Diplomasi Militer

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/4/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono merespons penandatanganan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Amerika Serikat melalui Major Defense Cooperation Partnership (MDCP).

DPR menilai kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memantapkan diplomasi militer sekaligus memperkuat pertahanan nasional.

“Ya tentunya ini ada sebuah langkah untuk memperkuat pertahanan kita sembari kelak memantapkan diplomasi militer kita,” ujar Dave di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/4).

Ia menekankan, kerja sama ini krusial agar TNI bisa beradaptasi dengan perkembangan geopolitik dunia sekaligus meningkatkan kapabilitas teknologi pertahanan.

“Memastikan bahwa TNI nan selalu menyesuaikan dengan perkembangan geopolitik dan juga meningkatkan kualitas, dan juga pemahaman tentang teknologi terkini nan berangkaian dengan pertahanan dan dalam upaya-upaya untuk menjaga kedaulatan Indonesia,” katanya.

Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan AS Pete Hegseth di Pentagon, 13 April 2026. Foto: dok war.gov

Dave menjelaskan bahwa kerja sama tersebut memang mencakup aspek teknologi dan latihan militer, namun tidak terbatas pada itu saja.

“Ya salah satunya. Tapi kan itu kan salah satu channeling dan itu bisa membuka kesempatan untuk kerja sama-kerja sama di bagian lainnya nan berangkaian dengan pertahanan kita,” ujar Dave.

Terkait pengadaan perangkat utama sistem persenjataan (alutsista), Dave menegaskan bahwa Indonesia tetap menjalin kerja sama dengan beragam negara, tidak hanya Amerika Serikat.

“Ya jika pengadaan alutsista sih selalu ada ya. Karena kan kita kan melakukan modernisasi bakal peralatan. Dengan semua pihak gitu,” tutur Dave.

“Kan ada pembelian pesawat tempur dari Prancis, ya terus juga dengan kerja sama dengan Turki ataupun juga dengan negara-negara lain,” sambungnya.

Menhan AS Pete Hegseth dan Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin berdiri untuk menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertemuan bilateral di Pentagon, 13 April 2026. Foto: war.gov

Sebelumnya, Menteri Pertahanan alias Menteri Perang AS Pete Hegseth dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menggelar pertemuan di Pentagon pada Senin (13/4) waktu setempat.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya menandatangani perjanjian pembentukan Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama alias Major Defense Cooperation Partnership.

Kemitraan ini bakal menjadi kerangka untuk meningkatkan kerja sama pertahanan bilateral antara Amerika Serikat dan Indonesia guna menjaga perdamaian dan stabilitas di area Indo-Pasifik.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan