Kolaborasi dengan Alumni, Pramono Setujui Revitalisasi Halte Kanisius

Sedang Trending 55 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Pramono Anung menyatakan persetujuan untuk merevitalisasi halte di depan sekolah Kolese Kanisius, Menteng, Jakarta Pusat sebagai langkah peningkatan akomodasi transportasi publik.

Usulan revitalisasi itu datang dari salah satu alumni Kanisius di tengah aktivitas Canisius Expo 2026 pada Sabtu (29/8). Nantinya, revitalisasi halte bakal dilakukan melalui kerjasama berbareng alumni, dengan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat.

Pramono mengatakan, halte bakal dilengkapi dengan jalur penyeberangan jalan bagi pejalan kaki nan dilengkapi dengan lampu lampau lintas (APILL) alias pelican crossing untuk keamanan dan kenyamanan pengguna, khususnya murid-murid Kanisius.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang kondisi haltenya sudah jadul banget. Kalau diberi nama Halte Kanisius kemudian diperbaiki oleh alumni, selama itu untuk kepentingan publik, saya memberikan persetujuan," kata Pramono.

Hal ini sejalan dengan dorongan Pramono agar family besar dan alumni Kolese Kanisius terus bekerja-sama membangun Jakarta.

Ia menilai, sekolah unggulan seperti Kolese Kanisius telah memberikan kontribusi bagi pembangunan Jakarta dan Indonesia melalui kiprah para alumninya nan berkedudukan di beragam bidang.

"Banyak sekali alumni Kanisius nan sudah berkedudukan serta untuk Jakarta dan untuk bangsa kita. Sehingga kerja sama, kolaborasi, Jakarta sebagai kota global, ibu kota negara, kota nan inklusif, menurut saya bakal membikin Jakarta menjadi semakin kuat," ujar Pramono.

Menurut Gubernur, keberagaman adalah kekuatan Jakarta sebagai kota global. Sebagai kota nan inklusif, multikultur, dan multietnik, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI ditegaskan kudu datang dan memberikan pelayanan nan setara tanpa membedakan agama, golongan, maupun etnis.

"Sebagai Gubernur Jakarta saya kudu menjadi gubernur buat semua kelompok, semua agama, semua golongan, semua etnis. Termasuk hari ini saya tidak menyangka bahwa di Kanisius ini performa nan ditampilkan adalah Kalimantan. Ini mencerminkan bahwa betul-betul Kanisius juga menjaga multikultur, multietnik, dan sebagainya," tuturnya.

Canisius Expo 2026 sebagai bagian dari rangkaian menuju 100 tahun Kolese Kanisius mengusung tema "Innovating for Human Dignity". Kegiatan ini menjadi ruang untuk mengembangkan kreativitas, kompetensi, dan karakter para siswa.

Dalam aktivitas ini, sebanyak 492 siswa terlibat dalam tarian kolosal "Penjaga Rimba Borneo". Canisius Expo juga menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari kejuaraan akademik, seni, dan olahraga hingga Education Fair, Talent Spotting, serta pengenalan perguruan tinggi, jurusan, karier, dan beasiswa.

"Bagi Jakarta, aktivitas seperti ini sangat krusial lantaran pembangunan kota pada akhirnya sangat berjuntai pada kualitas sumber daya manusianya," pungkas Gubernur DKI.

(rir/rir)

placeholder

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional