Diboikot The Jakmania, Warga Jakarta Pusat Tetap Antusias Hadir di Launching Persija

Sedang Trending 51 menit yang lalu

Diboikot The Jakmania, Warga Jakarta Pusat Tetap Antusias Hadir di Launching Persija

Diboikot The Jakmania, Warga Jakarta Pusat Tetap Antusias Hadir di Launching Persija (Okezone/Andri Bagus)

JAKARTA - Kelompok suporter Persija Jakarta, The Jakmania memilih memboikot laga klub berjuluk Macan Kemayoran melawan Brisbane Roar dalam uji coba internasional di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (29/8/2026). Aksi boikot tersebut sebagai corak penolakan nilai tiket unik The Jakmania nan naik. 

1. Launching Tim Persija

Meski ramai rumor boikot, penduduk Jakarta Pusat, Dedi mengatakan tetap antusias untuk menyaksikan langsung laga Persija di JIS. Laga tersebut juga sekaligus launching tim dan jersey Persija.

Berdasarkan pantauan Okezone, kondisi JIS tidak padat. Namun, launching tersebut tetap melangkah seru dengan beragam atraksi.

"Sejak awal saya memang sudah berencana untuk datang lantaran sangat antusias dengan launching, Persija juga bekerja sama dengan Adidas. Jadi, sangat mau memandang keseruan secara langsung," kata Dedi, Sabtu (29/8/2026).

2. Keluhkan Harga Tiket

Dia sebenarnya juga tidak setuju dengan kenaikan nilai tiket lantaran memandang kondisi ekonomi saat ini. Dia mau Persija bisa dinikmati semua kalangan tanpa memberatkan penggemar.

"Kenaikan nilai tiket, saya kurang setuju. Sebab, Persija tidak hanya didukung kalangan ekonomi atas saja, tetapi mencegah ke bawah juga. Dengan kondisi ekonomi saat ini kenaikan nilai tiket memang sangat berpengaruh," katanya.

Warga Jakarta Dedi nonton launching tim Persija (Andri Bagus) Warga Jakarta Dedi nonton launching tim Persija (Andri Bagus)

"Pengeluaran suporter menjadi besar untuk mendapatkan hiburan. Saya kecewa dengan kenaikan tiket ini. Ke depan saya berambisi Persija bisa diakses semua pihak," ujarnya.

Meski begitu, dia sangat mendukung dengan tiket Persija dijual secara umum. Pasalnya, dia tidak mempunyai kartu tanda personil (KTA) untuk mempermudah tiket lewat koordinator wilayah (korwil) The Jakmania.

"Untuk tiket nan dijual umum, saya pribadi setuju. Karena sebelumnya saya sebagai penonton alias fans nan tidak mempunyai KTA, saya setuju dengan tiket dijual online lantaran dengan mudah, banyak masyarakat dengan mudah mengakses tiket secara online," ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com