Kisah Luar Biasa Pebulu Tangkis Zaki Ubaidillah, Tumbangkan Raksasa Jepang meski Indonesia Terhenti di Semifinal BATC 2026

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Kisah Luar Biasa Pebulu Tangkis Zaki Ubaidillah, Tumbangkan Raksasa Jepang meski Indonesia Terhenti di Semifinal BATC 2026

Tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah. (Foto: PBSI)

QINGDAO – Panggung Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026 menjadi saksi bisu lahirnya angan baru tunggal putra Indonesia. Berlaga di Qingdao Conson Gymnasium, China, Sabtu 7 Februari 2026, pebulu tangkis muda Moh Zaki Ubaidillah menciptakan kejutan besar dengan menumbangkan senior handal asal Jepang, Kenta Nishimoto, di partai pembuka semifinal.

Kemenangan Zaki sempat membawa asa bagi skuad Garuda setelah unggul 1-0. Melalui duel tensi tinggi, Zaki menyudahi perlawanan Kenta dalam dua gim langsung nan berhujung dramatis dengan skor 22-20 dan 21-16.

1. Perjuangan Mental

Zaki memulai laga dengan agresivitas tinggi. Di gim pertama, dia sempat mendominasi hingga unggul 16-11. Namun, pengalaman Kenta berbincang saat dia mulai mengejar ketertinggalan dan memaksakan setting. Beruntung, Zaki tetap tenang dan menutup gim pertama 22-20.

Memasuki gim kedua, pertarungan melangkah lebih sengit dengan tindakan kejar-mengejar angka. Meski sempat ditekan oleh perubahan tempo lawan, Zaki sukses menjaga konsentrasi untuk mengunci kemenangan. Pasca laga, Zaki mengungkapkan rahasia di kembali keberhasilannya meredam pemain ranking bumi tersebut.

"Pertama, saya mau ucap syukur alhamdulillah sudah bisa diberi permainan dengan lancar, tanpa cedera. Tadi di gim pertama sempat unggul jauh tapi di pertengahan saya agak mengendurkan fokus, ini nan tidak boleh dilakukan sebenarnya, lampau musuh juga ada perubahan tempo permainan jadinya terkejar dan ketat sampai akhir,” ujar Zakil, dikutip dari laman resmi PBSI, Selasa (10/2/2026).

 PBSI) Moh Zaki Ubaidillah. (Foto: PBSI)

“Nishimoto pelan-pelan akhirnya tahu langkah main saya dan dia sudah spekulasi dan antisipasi perubahan kecepatan saya. Sempat panik tapi saya berupaya untuk lebih tenang, cari nafas dulu dan kembali fokus,” tambahnya.

“Di gim kedua sempat kejar-kejaran tapi saya ubah tempo permainan lagi jadi bisa mengontrol lagi permainan. Cukup tidak menyangka bisa menang dua gim dari dia tapi dari awal saya sudah siap, sudah belajar juga tempo permainannya dia. Ya saya kudu berani capek sama mau ngadu tahan di lapangan," lanjut Zaki.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com