Cikal Bintang
, Jurnalis-Senin, 27 April 2026 |14:01 WIB

Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin. (Foto: PBSI)
HORSENS - Strategi berani tim pembimbing dobel putra Indonesia membuahkan hasil krusial dalam laga lanjutan fase grup Piala Thomas 2026. Duet dadakan antara pemain senior Fajar Alfian dengan pemain muda Nikolaus Joaquin sukses menjadi pahlawan saat Tim Merah Putih berada di ujung tanduk, sekaligus membuka jalan bagi Indonesia untuk membalikkan keadaan atas Thailand.
Tim Thomas Indonesia sukses merebut kemenangan atas Thailand 3-2 di laga kedua Grup D Piala Thomas 2026. Pertandingan itu digelar di Forum Horsens, Horsens, Denmark pada Minggu 26 April 2026 malam WIB.
Duet Fajar/Joaquin bermain pada pertandingan keempat melawan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul. Keduanya sukses memenangkan laga dalam tiga gim dengan skor 19-21, 21-17, dan 25-23.
1. Partai Hidup Mati
Saat itu, kemenangan Fajar/Joaquin membikin Tim Thomas Indonesia mengimbangi Thailand 2-2. Indonesia kemudian mengunci kemenangan saat Moh Zaki Ubaidillah sukses menumbangkan Tanawat Yimjit 21-11 dan 21-12.
Duet Fajar/Joaquin menjadi sorotan. Ini merupakan kali pertama keduanya dipasangkan. Pelatih dobel putra PBSI, Antonius Ariantho, memasangkan keduanya lantaran tandem Fajar, Muhammad Shohibul Fikri, kurang bugar.
Selepas laga, Fajar mengaku senang bisa berduet dengan Joaquin. Menurutnya, ini adalah salah satu pertandingan paling seru nan pernah dilakoninya. Dia menilai, strategi pembimbing memasangkannya dengan Joaquin melangkah tanpa kendala.
Tim Bulu Tangkis Indonesia di Piala Thomas 2026 (Foto: X/@INABadminton)
2. Strategi Pelatih
"Syukur alhamdulillah bisa mengambil poin dari lawan, menyamakan kedudukan. Partai nan sangat ramai, seru dan juga luar biasa rasanya bisa berpasangan dengan Joaquin," kata Fajar dikutip dari rilis resmi PBSI, Senin (27/4/2026).
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·