Kisah Alzbeta Perunska, Pebulu Tangkis Cantik asal Slovakia yang Pilih Jadi Pelatih Usai Cedera

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Kisah Alzbeta Perunska, Pebulu Tangkis Cantik asal Slovakia nan Pilih Jadi Pelatih Usai Cedera

Pebulutangkis asal Slovakia, Alzbeta Perunska. (Foto: Olympic)

KISAH Alzbeta Perunska, pebulu tangkis elok asal Slovakia nan memilih menjadi pembimbing bulu tangkis usai cedera parah menarik untuk dibahas. Menariknya usai menjadi pelatih, Alzbeta pun sekarang kembali bermain di 2026 di sektor dobel putri.

Lahir dan besar di Bratislava, ibu kota Slovakia, Alzbeta tumbuh dalam lingkungan family nan sangat mendukung dan aktif. Perkenalan pertamanya dengan bulu tangkis terjadi di usia tujuh tahun, saat dia bermain santuy berbareng sang ayah di sebuah padang rumput dekat rumah mereka, di mana rekor terbaik mereka adalah menjaga shuttlecock tidak jatuh hingga 200 pukulan.

Melihat antusiasme nan besar, orangtuanya mendaftarkan Alzbeta ke klub bulu tangkis lokal pada usia sembilan tahun. Di sanalah bakatnya tercium oleh sang pembimbing nan kemudian mendorongnya masuk ke level kompetitif.

Mengorbankan masa mudanya demi berlatih keras, Alzbeta sukses menembus tim nasional, merengkuh lima gelar juara di Kejuaraan Nasional Slovakia, hingga tampil di Kejuaraan Eropa. Salah satu momen paling berkesan baginya adalah saat pertama kali meraih titel dobel putri U-17 dan tunggal putri U-19.

1. Hancurnya Mimpi Olimpiade

Namun, takdir berbicara lain ketika Alzbeta menginjak usia 17 tahun. Mimpi besarnya untuk bisa mencicipi panggung Olimpiade dan Kejuaraan Dunia kudu hancur seketika akibat cedera dengkul parah.

Insiden tersebut menjadi momen paling memilukan dalam pekerjaan bulu tangkisnya lantaran dia tidak bisa lagi bertanding di level tertinggi. Kendati demikian, Alzbeta menolak untuk menyerah pada keadaan.

 Olympic) Alzbeta Perunska. (Foto: Olympic)

Alih-alih menjauh, cintanya nan mendalam pada olahraga tercepat di bumi ini justru membuatnya bertransisi menjadi seorang pembimbing dan tutor untuk program Shuttle Time di Federasi Bulu Tangkis Slovakia. Baginya, bulu tangkis telah mengajarkannya makna kemenangan, kekalahan, kesabaran, dan keteguhan hati.

Berdasarkan laporan BWF, sekarang Alzbeta menyalurkan seluruh pengetahuan dan pengalamannya untuk membantu orang lain mencapai angan mereka, sembari tetap aktif bermain di turnamen lokal dan liga ekstra Slovakia.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com