Kimpul Lagi Viral, Ini Beberapa Jenis Karbohidrat yang Bisa Jadi Pengganti Nasi

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ilustrasi Kimpul. Foto: Faizal Afnan/Shutterstock

Media sosial belakangan ramai dengan tren 'ganti jadi kimpul'. Tren ini muncul setelah seorang ibu dan content creator @blacksheep8208 membagikan beragam kreasi makanan nan diolah dari kimpul, seperti potato wedges, lasagna, seblak, hingga chewy cookie.

Kreasi tersebut membikin kimpul diperbincangkan sebagai salah satu pangan lokal nan bisa dikonsumsi sebagai sumber karbohidrat. Tapi sebenarnya, apa, sih, kimpul itu?

Kimpul, Umbi Lokal nan Bisa Jadi Alternatif Nasi

Ilustrasi Kimpul. Foto: Thanthima Limsakul/Shutterstock

Kimpul merupakan salah satu jenis umbi-umbian dari family talas-talasan. Memiliki nama ilmiah Xanthosoma sagittifolium, kimpul juga dikenal sebagai talas Belitung.

Selain mengandung karbohidrat, kimpul juga mempunyai serat serta sejumlah vitamin dan mineral. Karena itu, kimpul dapat menjadi salah satu pilihan sumber karbohidrat dalam menu sehari-hari.

Sumber Karbohidrat Lain nan Berasal dari Umbi

Ilustrasi Umbi-umbian. Foto: Bildagentur Zoonar GmbH/Shutterstock

Selain kimpul, ada beberapa pangan lokal lain nan bisa menjadi pengganti nasi sebagai sumber karbohidrat. Ya Moms, Indonesia mempunyai beragam sumber karbohidrat dari pangan lokal, termasuk gembili, garut, ganyong, ubi kuning, ubi ungu, singkong, talas, sukun, jagung, sagu, hingga kentang.

Kandungan daya dan karbohidratnya pun beragam. Dalam 100 gram, misalnya makanan-makanan ini mempunyai karbohidrat nan tinggi sehingga bisa membikin orang kenyang lebih lama.

Kimpul mengandung sekitar 108 kkal dan 25–28,66 gram karbohidrat

Gembili mengandung sekitar 95–120 kkal dan 22–28 gram karbohidrat

Ganyong mengandung sekitar 95 kkal dan 22,60 gram karbohidrat

Ubi kuning dan ubi ungu mengandung sekitar 20 gram serta 18–20 gram karbohidrat

Singkong nan mengandung sekitar 35–40 gram karbohidrat

Jagung dengan sekitar 19–21 gram karbohidrat per 100 gram

Pengolahan Juga Perlu Diperhatikan

Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Yohan Samudra, Sp.GK, mengatakan umbi-umbian dapat dipilih sebagai pengganti sumber karbohidrat lantaran mengandung serat, vitamin, dan mineral.

“Umbi dipilih mengganti nasi lantaran mengandung serat nan lebih banyak, glikemik indeks nan lebih rendah dan nutrisinya banyak seperti vitamin A, B, E serta mengandung kalium dan magnesium,” ujar dr. Yohan pada kumparanMOM, Selasa (11/8).

Menurutnya, kentang, ubi, singkong, dan kimpul secara umum mempunyai kandungan kalori, serat, dan gizi nan relatif mirip. Namun, langkah mengolahnya juga perlu diperhatikan agar manfaatnya optimal.

“Secara umum, kentang, ubi, singkong, dan kimpul mempunyai kandungan kalori, serat, dan gizi nan relatif mirip. Pengolahan dengan dikukus lebih disarankan lantaran membantu menurunkan indeks glikemik dan menjaga gizinya. Jika kulitnya kondusif dikonsumsi, makan berbareng kulit juga bisa menambah asupan serat,” ujarnya

Jadi, Moms, pilihan sumber karbohidrat sebenarnya cukup beragam. Tak hanya nasi, pangan lokal seperti kimpul, ubi, singkong, jagung, hingga kentang juga bisa masuk dalam menu family dengan tetap memperhatikan porsi, variasi, dan langkah pengolahannya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan