Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

JAKARTA - Salah satu prinsip krusial dalam aliran Islam adalah bahwa Allah tidak membebani seorang hamba melampaui pemisah kemampuannya. Prinsip ini perlu diyakini oleh setiap orang nan menjalani kesulitan dan ujian dalam hidupnya agar mendapat ketenangan hati mengingatkan bahwa ujian nan didapat sudah disesuaikan dengan keahlian masing-masing.

Mengingatkan kembali mengenai prinsip ini, berikut khutbah Jumat berjudul "Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya", sebagaimana dilansir dari NU Online.

Khutbah I

الْحَمْدُ للهِ. الْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ حَمْدًا يُوَافِيْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ, يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَلِعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ لَا أُحْصِيْ ثَنَاءَكَ عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ, وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً وَسَلَامًا مُتَلَازِمَيْنِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ أَمَّا بَعْدُ, فَيَاأَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ. أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

Jamaah shalat Jumat nan dimuliakan Allah swt,

Sesungguhnya merupakan suatu keniscayaan bagi kita untuk senantiasa memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Swt., nan telah menganugerahkan kepada kita beragam macam kenikmatan nan tidak bakal bisa kita hitung jumlahnya. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an:

وَاِنْ تَعُدُّوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ لَا تُحْصُوْهَاۗ اِنَّ الْاِنْسَانَ لَظَلُوْمٌ كَفَّارٌࣖ ۝٣٤

Artinya; Jika Anda menghitung nikmat Allah, niscaya Anda tidak bakal bisa menghitungnya. Sesungguhnya manusia itu betul-betul sangat kejam lagi sangat kufur. (QS. Ibrahim: 34)

Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah limpahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw., kepada family beliau, para sahabatnya, serta semoga sampai pula kepada kita semua selaku umatnya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Selanjutnya, khatib beramanat kepada diri pribadi dan kepada jamaah sekalian agar senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt., dengan sebenar-benarnya takwa, ialah dengan melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Allah Taala berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

Artinya: “Wahai orang-orang nan beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah Anda meninggal selain dalam keadaan muslim. (Qs. Ali-Imran: 102).

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com