Maruli Sebut TNI Sulap 100.120 Hektare Lahan Tadah Hujan Jadi Bisa Panen 3 Kali

Sedang Trending 1 jam yang lalu
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak saat ditemui usai rapat kerja berbareng Komisi I DPR RI di Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebut TNI telah membantu mengubah lahan pertanian tadah hujan seluas 100.120 hektare menjadi lahan nan dapat ditanami hingga tiga kali dalam setahun.

Hal itu disampaikan Maruli saat melaporkan capaian program TNI kepada Presiden Prabowo Subianto dalam aktivitas peresmian 3.395 jembatan dan 3.000 titik air bersih secara virtual, Kamis (13/8).

Maruli mengatakan, dari total 100.120 hektare tersebut, sebanyak 83.150 hektare telah mendapatkan support pengairan sehingga sebelumnya hanya mengandalkan hujan sekarang dapat melakukan tiga kali panen.

"Selanjutnya juga untuk air pertanian Pak, jadi kami sudah membikin untuk 83.150 hektar nan tadinya tadah hujan sekarang mereka bisa tiga kali panen," kata Maruli.

Dia mengatakan, program tersebut terus diperluas. Atas support pemerintah, TNI saat ini mulai mengerjakan 445 titik tambahan nan diproyeksikan bisa mengairi 16.970 hektare lahan.

"Jadi jika dijumlahkan pada tahun ini kita sudah membikin satu daerah-daerah nan tadah hujan 100.120 hektar nan tadinya tadah hujan menjadi tiga kali panen," ujarnya.

Maruli memperkirakan peningkatan produktivitas tersebut dapat memberikan tambahan produksi gabah dalam jumlah besar.

"Mudah-mudahan ini gabah jika dikali 5 bisa jadi 1,5 juta ton per tahun," katanya.

Petani membersihkan rumput di lahan sawah nan mengalami kekeringan di Desa Pematang Bangsal, Kecamatan Pemulutan Selatan, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Kamis (6/8/2026). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO

Selain pengairan lahan pertanian, Maruli melaporkan pembangunan prasarana pipanisasi untuk mendukung kesiapan air. Salah satunya berada di Pulau Bawean dengan jaringan sepanjang 15 kilometer.

"Untuk pipanisasi terpanjang kita buat di Pulau Bawean ada 15 kilometer dan juga kami sedang mengerjakan di Samosir nan panjangnya 15 kilometer, mudah-mudahan juga selesai dalam waktu di akhir tahun ini," ucapnya.

Bangun Titik Air Bersih

Dalam kesempatan nan sama, Maruli juga melaporkan capaian pembangunan titik air bersih. Dia mengatakan TNI telah membangun total 10.912 titik air bersih.

"Selanjutnya untuk air bersih, izin melaporkan Pak, kita sudah membikin 10.912 titik air bersih nan selama ini kami sudah 5 tahun kami buat 5.797," kata Maruli.

Menurut dia, percepatan pembangunan terjadi setelah adanya support Presiden Prabowo. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, TNI telah menyelesaikan pembangunan 3.000 titik air bersih.

"Sejak Bapak mendukung aktivitas air bersih ini, mulai dari Januari sampai dengan Agustus ini sudah selesai 3.000 titik, Pak. Jadi support Bapak ini sama dengan kami bekerja empat tahun. Baru bulan Agustus kami sudah bisa bikin 3.000," tandas dia.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan