Ketum Kadin: ABAC 2026 Jadi Kunci Dorong Investasi dan Perdagangan Indonesia

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

 ABAC 2026 Jadi Kunci Dorong Investasi dan Perdagangan Indonesia

Ketum Kadin: ABAC 2026 Jadi Kunci Dorong Investasi dan Perdagangan Indonesia (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia berbareng Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) Business Advisory Council (ABAC) menggelar ABAC Meeting I 2026 di Hotel Shangri-La, Jakarta, pada 7-9 Februari 2026. Forum ini dinilai menjadi momentum bagi Indonesia untuk mendorong peningkatan investasi dan perdagangan di area Asia Pasifik.

Ketua Umum Kadin Indonesia sekaligus Ketua ABAC Indonesia,Anindya Novyan Bakrie mengatakan, APEC mempunyai peran sangat besar dalam perekonomian global. Menurutnya, area APEC merepresentasikan sekitar 40 persen populasi bumi dan mencakup 50 persen perdagangan global.

"Buat Indonesia, APEC ini 70 persen, dan 60 persen PDB bumi ada di sini. Jadi ya, ini bisa dibilang seperti multilateral kayak G20, tapi lebih beragam. Dan size-nya juga tetap besar," ungkap Anindya usai konvensi pers ABAC Meeting I 2026 Jakarta nan digelar pada Senin (9/2/2026).

RI Jadi Tuan Rumah ABAC 2026

Anindya menambahkan, Indonesia mendapat kepercayaan dari China sebagai tuan rumah rapat ABAC pertama tahun ini. Pertemuan perdana tersebut dinilai krusial lantaran menjadi arena penentuan arah kerja dan konsentrasi golongan kerja ABAC ke depan.

Dia mengungkap, salah satu konsentrasi utama ABAC tahun ini adalah integrasi regional, khususnya integrasi infrastruktur, baik prasarana bentuk maupun nonfisik. Menurutnya, integrasi tersebut menjadi fondasi krusial untuk menarik investasi dan memperkuat perdagangan lintas negara.

Selain itu, rumor inklusi finansial juga menjadi perhatian, sejalan dengan kontribusi para personil ABAC Indonesia.

"Kita berterima kasih selama dua hari ada empat Menteri nan datang untuk tanda kutip jualan agar investasi dan perdagangan bisa lebih besar lagi. Dari Pak Menko Airlangga, Pak Menko AHY, Pak Mendag, Pak Menlu, komplit hadir. Dan ini mereka semua sangat mengapresiasi lantaran begitu besar rekognisinya, pengakuannya. Dan nan paling krusial ini salah satu contoh Indonesia Incorporated," ucap Anindya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com