Kemnaker Dorong Dunia Usaha Buka Kesempatan Kerja bagi Penyintas Narkoba

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Kemnaker Dorong Dunia Usaha Buka Kesempatan Kerja bagi Penyintas Narkoba

Kemnaker Dorong Dunia Usaha Buka Kesempatan Kerja bagi Penyintas Narkoba (Foto: Kemnaker)

JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mendorong bumi upaya memberikan kesempatan kerja bagi penyintas penyalahgunaan narkoba nan telah menyelesaikan proses rehabilitasi.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, kesempatan memperoleh pekerjaan nan layak semestinya terbuka bagi setiap penduduk negara tanpa diskriminasi. Karena itu, penyintas nan telah menjalani rehabilitasi perlu diberikan ruang untuk kembali mengembangkan kompetensi dan berkontribusi di bumi kerja.

"Pemulihan bukan akhir dari proses. Setelah menjalani rehabilitasi, mereka perlu mempunyai kesempatan untuk kembali bekerja, berkarya, dan menjalani kehidupan secara mandiri," ujar Yassierli dalam keterangan tertulis, Rabu(12/8/2026).

Menurut Yassierli, keberhasilan rehabilitasi tidak cukup hanya dilihat dari pemulihan kondisi bentuk dan psikologis. Dukungan pascarehabilitasi juga diperlukan agar penyintas dapat kembali menata kehidupan, memperoleh penghasilan, serta membangun kepercayaan diri ketika kembali ke lingkungan sosial.

Untuk mendukung perihal tersebut, Kemnaker bakal menyediakan training berbasis kompetensi nan disesuaikan dengan kebutuhan bumi kerja. Pelatihan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi penyintas untuk memasuki pasar kerja sesuai keahlian dan bagian nan diminati.

"Yang kami siapkan bukan hanya pelatihannya, tetapi juga gimana setelah mempunyai kompetensi mereka bisa mendapatkan akses menuju pekerjaan alias mengembangkan upaya secara mandiri," katanya.

Bagi penyintas nan memilih bekerja di perusahaan, Kemnaker dapat memfasilitasi akses penempatan dengan mempertemukan kompetensi nan dimiliki dengan kebutuhan pemberi kerja.

Sementara itu, bagi penyintas nan memilih berwirausaha, pembekalan dapat diarahkan pada keahlian teknis, pengetahuan kewirausahaan, serta pendampingan sesuai bagian upaya nan dikembangkan.

Yassierli menilai support bumi upaya menjadi bagian krusial dalam proses reintegrasi penyintas penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, lingkungan kerja nan inklusif diperlukan agar mereka nan telah menyelesaikan rehabilitasi tidak kembali tersendat oleh stigma sosial.

"Kesempatan kedua kudu kita berikan. Ketika mereka sudah menjalani proses pemulihan, kita perlu memastikan ada jalan bagi mereka untuk kembali produktif dan mandiri," ujar Yassierli.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com