Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, mengatakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap mengkaji kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) nan dalam beberapa waktu terakhir menimpa sekitar 1.600 siswa di Sidoarjo hingga Nganjuk.
“Kita tetap kaji terus lebih dalam. Karena masalah 1.600 itu bukan masalah gampang. Kita bisa evaluasi,” kata Dante saat ditemui wartawan usai agenda Temu Media di RS Soeharto Heerdjan, Jakarta Barat, Jumat (4/9).
Dia mengatakan, andaikan hasil pertimbangan menunjukkan adanya indikasi kesalahan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Kemenkes bakal memberikan masukan kepada Badan Gizi Nasional (BGN).
“Tapi jika memang misalnya ada parameter nan menunjukkan bahwa ini adalah kesalahan SPPG-nya pasti bakal kita beri masukan kepada BGN,” ujarnya.
Saat ini, kata Dante, Kemenkes berfokus mengevaluasi kondisi klinis para korban. Selanjutnya, Kemenkes berbareng BGN bakal melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut.
“Jadi Kemenkes mengevaluasi kondisi klinisnya. nan paling krusial adalah menolong dulu. Ditolong dulu nan keracunan ini. Nanti investigasinya dilakukan berbareng oleh Kemenkes dan BGN. Secepatnya bakal kita lakukan,” jelas dia.
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·