Jakarta, CNN Indonesia --
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) membekukan izin 26 perusahaan mengenai peristiwa kebakaran rimba dan lahan (karhutla) nan terjadi di beragam daerah.
"Di Gakkum kami, di Gakkum Kemenhut, sudah ada 26 perusahaan alias korporasi nan sudah kami bekukan izin usahanya," kata Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (16/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan perusahaan nan dibekukan izinnya itu diminta juga melakukan pemulihan lingkungan.
"Apabila ada indikasi pidana terhadap perusahaan tersebut, bakal kita lanjutkan ke tindak pidana nan bakal kita koordinasikan dengan pihak kepolisian," ujarnya.
Di sisi lain, dia mengatakan ada 46 kasus karhutla nan saat ini tetap berproses di Kemenhut. Kasus itu mengenai 15 korporasi dan 31 perorangan.
"Dengan status nan macam-macam, sudah ada 2 nan P21, sebagian tetap investigasi dan penyelidikan," ujarnya.
Ia mengimbau partisipasi masyarakat dalam mengatasi karhutla. Raja Juli mengatakan karhutla diprediksi terjadi hingga Oktober alias awal November.
Raja Juli menyebut selama ini Tim Kemenhut, TNI-Polri hingga pemerintah wilayah berupaya memadamkan api. Namun, kata dia, setiap kali padam, tetap ada pihak nan kembali membakar.
"Ternyata mulai ada trennya itu. Trennya itu selalu naik jika weekend, jika akhir pekan. Hari Jumat, Sabtu, Minggu itu selalu naik. Jadi minta diimbau kepada masyarakat perorangan, petani, maupun korporasi untuk tidak main api di masa El Nino nan sangat kuat ini," katanya.
(yoa/wis)
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·