Taufik Fajar
, Jurnalis-Rabu, 12 Agustus 2026 |10:58 WIB

Kemenhub (Foto: Okezone)
JAKARTA - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengonfirmasi terjadinya kejadian kebakaran nan menimpa kapal penyeberangan KMP. Putri Yasmin (YDGJ) rute Padangbai–Lembar pada Rabu (12/8/2026) pagi sekitar pukul 04.20 WITA di perairan Bali.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, jejeran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut berbareng tim SAR campuran bergerak sigap melakukan penanganan, penyebaran info marabahaya, serta pengerahan armada pertolongan ke letak kejadian.
Plt Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Benoa, I Ketut Aries Nakula Mandiana menyampaikan sesaat setelah menerima laporan kejadian, pihaknya langsung mengambil langkah darurat melalui akomodasi Vessel Traffic Services (VTS) dan Stasiun Radio Pantai (SROP).
"Sesaat setelah info diterima pada pukul 04.20 WITA, VTS Benoa dan SROP Padangbai langsung memancarkan siaran buletin marabahaya (broadcast MAYDAY) sebanyak tiga kali kepada kapal-kapal nan berada di sekitar letak untuk memberikan support secepatnya," ujarnya dalam keterangan tertulisnya.
Selain pancaran MAYDAY, VTS Benoa berkoordinasi secara intensif dengan VTS Lembar untuk me-relay info darurat tersebut. Pihaknya juga telah menghubungi Kantor SAR Denpasar nan langsung merespons sigap dengan mengerahkan unit RIB Nusa Penida ke titik letak kejadian.
Sinergi Penanganan dan Mobilisasi Armada Pertolongan
Dari sisi wilayah Lembar, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Lembar, Syamsurizal juga merespons kejadian ini secara responsif dan terukur. Koordinasi lintas lembaga langsung diaktifkan guna memastikan keselamatan para penumpang serta kru kapal.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·