Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) buka bunyi soal keputusan Ketua Umum PSI nan juga anak bungsunya, Kaesang Pangarep maju sebagai calon personil legislatif (caleg) DPR RI pada Pileg 2029 melalui Dapil Jawa Tengah V.
Kaesang bakal berkompetisi di dapil tersebut melawan sejumlah tokoh kuat, termasuk Ketua DPP PDIP Puan Maharani.
Jokowi menilai keputusan Kaesang maju di Dapil Jateng V sudah melalui beragam pertimbangan, termasuk kalkulasi politik dan akibat nan bakal dihadapi.
“Itu sudah menjadi keputusan Kaesang, saya kira sudah dihitung. Sudah dikalkulasi, resiko-resikonya,” ujar Jokowi di kediamannya, Rabu (12/8).
Menurut Jokowi, PSI mempunyai tim nan melakukan kalkulasi politik. Namun, dia mengakui Dapil Jateng V merupakan wilayah nan sangat berat untuk diperebutkan.
“Tetapi kita tahu bahwa Dapil V Jateng itu adalah Dapil nan sangat berat, tetapi sudah diputuskan masuk hadapi resiko dan segera kuasai lapangan,” kata dia.
Jokowi juga menegaskan tidak memberikan pengarahan unik kepada Kaesang mengenai pencalonannya. Menurutnya, keputusan tersebut sepenuhnya telah dibuat dan diperhitungkan oleh putranya.
“Tidak ada, tidak pernah ada. Sudah memutuskan, pasti sudah dihitung dengan kalkulasi termasuk resikonya,” ucap dia
Dia mengatakan, sebagai orang tua, dirinya hanya dapat memberikan restu dan angan atas keputusan politik Kaesang.
Sebelumnya, Kaesang mengumumkan bakal maju sebagai calon personil legislatif (caleg) DPR RI pada Pileg 2029.
Keputusan tersebut disampaikan Kaesang saat memberikan pengarahan dalam Rakorda DPD PSI Solo di salah satu hotel di Solo, Sabtu (25/7).
Kaesang bakal maju melalui Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V nan meliputi Kabupaten Boyolali, Klaten, Sukoharjo, dan Kota Solo.
Dapil Jateng V dikenal sebagai salah satu dapil dengan persaingan ketat lantaran menjadi pedoman sejumlah tokoh politik, khususnya dari PDIP. Di antaranya Puan Maharani dan Aria Bima.
Saat memberikan pengarahan kepada kader, Kaesang meminta seluruh kader PSI memperkuat kehadiran di tengah masyarakat. Dia juga mengingatkan para bakal caleg agar tidak terjadi persaingan internal nan justru dapat merugikan partai.
Kaesang menegaskan sasaran PSI di Surakarta kudu dicapai melalui kerja berbareng seluruh kader. Dia juga meminta kader menjaga soliditas selama proses menuju Pemilu 2029.
"Pesan nan saya sampaikan tadi bukan pesan saya sebagai ketua umum, tapi pesan saya sebagai bakal calon legislatif RI Dapil V Jawa Tengah. Insya Allah saya bakal membersamai seluruh kader, terkhusus di Solo lantaran teritori nan diberikan kepada saya hanya di Kota Solo," kata Kaesang.
"Boyolali saya tidak boleh disentuh lantaran sudah ada bagian nan lain. Sukoharjo juga, Klaten sudah diberikan teritorinya kepada nan lainnya. Saya hanya kedapatan Solo, tapi saya minta sasaran kita betul-betul besar untuk 2029," pungkasnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·