Investor Potensial Mulai Incar Saham BEI Jelang Demutualisasi

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Shutterstock

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkap sudah ada investor potensial nan berkeinginan investasi pada BEI dalam rangka demutualisasi bursa.

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan proses demutualisasi mulai dipersiapkan dengan melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan para pemegang saham BEI.

"Terdapat penanammodal potensial nan menyatakan minat untuk berinvestasi pada Bursa Efek Indonesia dalam rangka penyelenggaraan demutualisasi Bursa sesuai UU,” ucap Jeffrey saat konvensi pers RUPSLB BEI, secara daring di Jakarta, Rabu (12/8).

Jeffrey menjelaskan, BEI telah berkoordinasi dengan OJK serta berkomunikasi dengan pemegang saham mengenai rencana tersebut. Perseroan juga telah bersiap, termasuk mengubah ketentuan dari sisi internal BEI dan memberikan masukan terhadap peraturan OJK nan berangkaian demutualisasi.

Pjs Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Jumat (19/6/2026). Foto: Najma Ramadhanya/kumparan

Rencana demutualisasi BEI itu sejalan dengan UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

Dalam beleid itu, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) bisa menjadi pemegang saham Bursa Efek. Kepemilikan saham oleh pihak-pihak tersebut kudu menjaga independensi Bursa.

"Perseroan bakal senantiasa mendukung dan menjalankan petunjuk peraturan perundang-undangan dan bakal mengimplementasikan demutualisasi Bursa Efek Indonesia sesuai dengan ketentuan nan berlaku,” ucap Jeffrey.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan