Fahmi Firdaus
, Jurnalis-Kamis, 02 April 2026 |08:11 WIB

Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Yusharto Huntoyungo
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengingatkan pemerintah wilayah semakin responsif menghadapi tantangan pengangguran yang dinamis. Pasalnya, pengangguran bukan sekadar persoalan nomor statistik, namun refleksi tantangan pembangunan nan berakibat pada kesejahteraan masyarakat.
"Kita kudu menyadari bahwa tantangan nan kita hadapi tidaklah ringan. Dinamika ekonomi global, perubahan struktur pasar kerja, serta perkembangan teknologi menuntut kita untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kualitas kebijakan nan kita miliki," ujar Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Yusharto Huntoyungo dikutip, Kamis (2/4/2026).
Yusharto menegaskan, pemerintah wilayah mempunyai peran strategis sebagai garda terdepan dalam merancang dan mengimplementasikan kebijakan penanganan pengangguran.
Dengan pemahaman nan lebih dekat terhadap karakter wilayah dan potensi lokal, wilayah diharapkan bisa menghadirkan solusi nan lebih tepat sasaran.
Dia juga menekankan pentingnya penemuan dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan. Di tengah perubahan ekonomi dunia dan transformasi pasar kerja, wilayah dituntut untuk terus berinovasi dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat kemitraan dengan bumi upaya dan industri.
“Dalam situasi nan penuh tantangan, wilayah nan bisa berinovasi bakal mempunyai kelebihan dalam menciptakan solusi nan relevan dan berdampak," tegasnya.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·