
Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Arzeti Bilbina: Tidak Manusiawi!
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina, mengecam keras tindakan kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta. OIeh lantaran itu dia mendesak Polri memberi hukuman maksimal bagi pelaku dan mencabut izin operasional tempat tersebut.
“Kami mengecam keras perlakuan kekerasan di daycare Yogyakarta. Ini adalah perbuatan tidak manusiawi dan kejahatan nan tidak bisa ditoleransi sama sekali," ujar Arzeti dalam keterangannya, Senin (27/4/2026).
"Pelaku kudu dijatuhi hukuman tegas, termasuk pencabutan izin operasional tempat tersebut agar tidak ada lagi korban di masa depan,” lanjutnya.
Di sisi lain, Arzeti mendesak polisi untuk mengusut kasus ini secara tuntas, transparan, dan tanpa kompromi. Ia menekankan, keadilan bagi para korban dan orangtua kudu menjadi prioritas dalam proses norma nan sedang berjalan.
Arzeti mewanti-wanti bahwa tindakan kekerasan di usia awal berpotensi meninggalkan trauma mendalam nan mengganggu tumbuh kembang anak secara jangka panjang.
Menurutnya, akibat psikologis seperti rasa takut berlebihan, gangguan tidur, hingga penurunan kepercayaan diri dapat menghalang perkembangan emosional dan kognitif korban jika tidak segera ditangani.
“Pendampingan intensif oleh tenaga profesional, seperti psikolog alias konselor anak, absolut diperlukan agar trauma nan dialami dapat pulih. Peran orang tua juga krusial dalam mengembalikan rasa kondusif anak setelah mengalami kejadian tragis ini,” ucapnya.
“Negara kudu datang memastikan perlindungan maksimal bagi anak-anak dari segala corak kekerasan. Ini adalah tanggung jawab kita berbareng untuk memastikan bahwa setiap tempat nan dipercaya untuk menjaga anak-anak adalah lingkungan nan aman, sehat, dan penuh kasih sayang,” tutup Arzeti.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·