Selebgram Keanu Agl memastikan bahwa dirinya telah melakukan double check sebelum menerima tawaran kerja sama dari pihak Hanania Group.
Keanu Agl menegaskan bahwa dirinya tidak sembarangan menerima pekerjaan, termasuk saat ditawari untuk ibadah umrah pada 2024 lalu.
"Kalau misalnya nasihat untuk para endorser ya, saya rasa sebagai endorser, saya melakukan riset nan cukup baik terhadap perusahaan Hanania ini," kata Keanu di Polda Metro Jaya, Senin (8/6).
Keanu Agl soal Hanania Group
Berdasarkan hasil pengecekan nan dia lakukan saat itu, menurut Keanu, perusahaan tersebut mempunyai kredibilitas nan baik baik itu secara norma maupun agama. Hal itulah nan membuatnya percaya untuk membujuk serta teman-teman satu gengnya.
"Aku udah periksa, dia memang secara perusahaan sudah legal, sudah terakreditasi di bawah pengawasan Kementerian Agama, dan sebelum saya berangkat juga dia sudah punya reputasi nan cukup baik," tutur Keanu.
Walau sudah berhati-hati, Keanu mengakui banyak perihal berada di luar kendalinya. Sebagai seseorang nan pernah diberangkatkan pun Keanu tak menyangka perihal ini bisa terjadi.
"Saya tidak menemukan celah untuk memandang dia bakal melakukan penipuan pada ke depannya di saat 2022 saya berangkat itu. Aku juga enggak nyangka banget, 2 tahun kemudian kasusnya bisa sebesar ini," ucap Keanu.
Kendati demikian, Keanu berambisi perihal ini bisa jadi pembelajaran bagi para selebgram lain untuk lebih hati-hati lagi saat menerima tawaran endorse.
"Saya mau menguatkan sesama teman-teman endorser buat jadi jangan takut buat bekerja sama dengan brand apa pun selama memang dia sudah legal dan bergerak di bagian upaya nan tidak melanggar hukum," ujar Keanu.
Keanu juga mau agar kesaksiannya dapat mempercepat proses norma bagi Hanania Group dan memberikan keadilan bagi para korban.
"Makasih banget ya semuanya ya. Aku banget mendukung tindakan kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini," tutup Keanu.
Terkait kasus ini, Polda Metro Jaya menetapkan Direktur Utama PT Hasanah Tama Internasional alias Hanania Group berinisial ASFR sebagai tersangka kasus dugaan penggelapan biaya jemaah umrah. Diduga, duit jemaah malah dipakai untuk bayar influencer.
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·