JAKARTA – Otoritas kesehatan sedang memantau pandemi Hantavirus nan semakin meluas dan mengenai dengan sebuah kapal pesiar. Sebuah kasus baru nan diduga jangkitan terdeteksi pada seorang penduduk negara Inggris di pulau terpencil Tristan da Cunha, Atlantik Selatan.
Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UK Health Security Agency) pada Jumat (8/5/2026) mengonfirmasi dua kasus penduduk Inggris nan mengenai dengan pandemi di atas kapal MV Hondius. Pihak otoritas menyatakan sedang menilai dugaan jangkitan tambahan di Tristan da Cunha, namun belum merilis perincian lebih lanjut mengenai kasus baru tersebut.
Sejauh ini, tiga orang—pasangan asal Belanda dan seorang penduduk negara Jerman—meninggal bumi setelah tertular virus selama pelayaran. Lima jangkitan telah dikonfirmasi, sementara beberapa kasus dugaan tambahan lainnya tengah diselidiki.
Kapal tersebut dijadwalkan berlabuh di Pulau Tenerife, Spanyol, dalam beberapa hari mendatang. Penumpang asal Inggris nan tetap tanpa indikasi (asymptomatic) bakal diterbangkan kembali ke Inggris dan diwajibkan untuk mengisolasi diri selama 45 hari sebagai tindakan pencegahan.
Tujuh penduduk negara Inggris telah turun di St. Helena, wilayah seberang laut Inggris di Samudra Atlantik Selatan. Pihak berkuasa menyatakan dua orang sudah mengisolasi diri di daratan Inggris, empat orang tetap berada di pulau tersebut, dan satu orang telah dilacak berada di luar negeri.
Risiko Global Tetap Rendah
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa akibat dunia tetap rendah, meskipun galur (strain) Andes nan diidentifikasi dalam beberapa kasus dapat menyebar antarmanusia dalam situasi nan jarang terjadi.
“Ini bukan virus corona, ini virus nan sangat berbeda,” kata Maria Van Kerkhove, Direktur Manajemen Epidemi dan Pandemi WHO, sebagaimana dilansir Al Jazeera. “Ini bukan situasi nan sama seperti enam tahun lalu.”
Petugas kesehatan telah menghubungi penumpang dari setidaknya 12 negara nan meninggalkan kapal pada awal April. Pemantauan sedang dilakukan di beragam wilayah, termasuk Amerika Serikat dan Singapura, di mana para pelancong nan kembali terus dilacak alias diuji meskipun tidak menunjukkan gejala.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·