Karhutla di Kalsel, BPBD Catat Ada 8.764 Titik Panas

Sedang Trending 13 menit yang lalu
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalsel, Ronny Eka Saputra. Dok. Istimewa

Kalimantan Selatan (Kalsel) dilanda kebakaran rimba dan lahan (Karhutla) sejak Juli 2026. Hingga saat ini lahan nan terbakar mencapai 6.905 hektare.

Jumlah tersebut terbagi dari beberapa daerah, seperti Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Tanah Laut, dan beberapa wilayah lainnya di Kalimantan Selatan.

“Untuk saat ini tercatat ada sebanyak 1.651 kasus kebakaran dengan total 8.764 titik hotspot,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalsel, Ronny Eka Saputra, Jumat (21/8).

Kota Banjarbaru, lanjut Ronny, menjadi wilayah dengan jumlah karhutla terbesar ialah 969 hektare. Sedangkan untuk Kabupaten Banjar tercatat sebanyak 403 hektare nan terbakar.

“Saat ini tetap Banjarbaru nan jumlah kejadian serta luas terdampak nan terbesar,” Kta Ronny.

Siaga Darurat Karhutla

Warga berupaya memadamkan api Karhuta nan mendekati area persawahan. Foto: kumparan

Akibat parahnya karhutla saat ini, Kabupaten Hulu Sungai Utara menetapkan status siaga darurat karhutla.

“Daerah lainnya seperti Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar sudah menetapkan siaga darurat sejak 15 Juli kemarin,” ungkapnya.

Ronny juga menambahkan, beragam hambatan dialami oleh personil serta relawan dalam penanganan karhutla, di antaranya titik air nan sangat susah dan Akses nan sulit. Meski begitu semua tim di lapangan diinstruksikan selalu berkoordinasi agar saling bahu-membahu.

"Petugas tetap menjalankan tugas dengan koordinasi nan baik antar relawan. Dibantu pula dari tujuh perusahaan nan menurunkan armadanya. Itu sangat membantu,” ucap Ronny.

Pihaknya juga berupaya memaksimalkan satuan petugas darat maupun udara untuk memadamkan titik api. Upaya ini dilakukan agar proses pemadaman bisa maksimal dilakukan dan tidak meluas ke lahan lain.

"Bantuan dari BNPB berupa water bombing juga dinilai cukup membantu proses pemadaman api di titik hotspot nan susah dicapai oleh petugas,” ungkapnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan