
Ilustrasi.
JAKARTA - Sebuah kapal tanker milik China nan berada di bawah hukuman Amerika Serikat (AS) telah melintasi Selat Hormuz pada Selasa (14/4/2026). Kapal ini menjadi pelayaran pertama nan menembus blokade nan diberlakukan AS di jalur air strategis tersebut.
Kapal pengangkut minyak dan kimia Rich Starry dimiliki oleh Shanghai Xuanrun Shipping, sebuah perusahaan nan termasuk dalam daftar hukuman AS.
Data pencarian kapal dari MarineTraffic nan dilansir TRT menunjukkan kapal tersebut melintasi selat pada Selasa pagi setelah berputar-putar di dekat titik sempit tersebut pada Senin (12/4/2026) malam. Kapal tanker itu berangkat dari Sharjah di Uni Emirat Arab dan sekarang sedang menuju China.
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pada Minggu (12/4/2026) bahwa blokade bakal “diberlakukan secara imparsial terhadap kapal-kapal dari semua negara” nan memasuki alias meninggalkan pelabuhan Iran di Teluk dan Teluk Oman. Tak lama kemudian, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa setiap kapal Iran nan mendekati blokade “akan segera dieliminasi.”
Menurut pemantauan Anadolu yang mengutip sumber terkait, sebanyak 25 kapal melewati Selat Hormuz, sementara 13 kapal tetap berada di sana hingga pukul 20.10 GMT pada Selasa.
Pernyataan CENTCOM pada Rabu (15/4/2026) tampaknya membantah pencarian MarineTraffic, dengan menyebut bahwa tidak ada kapal nan menembus blokadenya selama 24 jam pertama. CENTCOM mengatakan bahwa pasukan AS sukses mengusir enam kapal jual beli nan mencoba meninggalkan salah satu pelabuhan negara itu di Teluk Oman.
Terlepas dari blokade AS di Selat Hormuz, gencatan senjata antara Iran dan AS sejauh ini tetap bertahan. Pakistan dilaporkan tengah mengupayakan negosiasi tahap kedua untuk mencapai perdamaian permanen antara kedua negara setelah pembicaraan di Islamabad pada akhir pekan lampau kandas mencapai kesepakatan.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·