Jakarta -
Kembali terjadi, kecelakaan di bumi pelayaran Indonesia. KMP Putri Yasmin dengan jalur pelayaran Lembar Lombok menuju Padangbai Bali mengalami kebakaran. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (12/8) pukul 04.20 WITA.
Hingga saat ini, proses pemindahan tetap berlangsung. Melansir detikBali, hingga siang ini ada 3 korban nan sukses dievakuasi menuju Pelabuhan Lembar, Lombok. Satu di antara korban tersebut dinyatakan meninggal dunia.
Untuk mempercepat proses penyelamatan, sejumlah kapal dikerahkan menuju titik kejadian di area Pantai Sekotong Lombok barat. Kepala KSOP Lembar, Syamsurizal, menyebut jika titik pemindahan dibagi menjadi dua ialah menuju Pelabuhan Padangbai dan Pelabuhan Lembar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masih banyak kapal-kapal nan mengevakuasi, sebagian di bawa ke Padangbai, sebagian ke Lembar," bebernya.
Operasi pengamanan ini dipantau secara langsung melalui SROP Padangbai serta SROP/VTS Lembar. Mengutip detikcom, nan ikut terlibat dalam pertolongan pertama di letak antara lain Kapal Port Link 2 ASDP, KMP. Muryati, MT. Debby, dan kapal MT. Yello Park
"Keterlibatan kapal-kapal nan berada di sekitar letak merupakan bagian krusial dari respon terhadap keadaan darurat dan mendukung upaya pertolongan nan sedang dilakukan," ujar Syamsurizal.
detikSore bakal mengikuti perkembangan proses pemindahan korban kebakaran KMP Putri Yasmin di Perairan Lombok. Ikuti laporan langsung Jurnalis detikcom langsung dari pusat command center di Pelabuhan Lembar Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Masih membahas buletin daerah, detikSore bakal mengulas proses ekshumasi pramuwisma eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Diketahui, hari ini Polisi menggelar proses pembongkaran makam Sutrimo, nan meninggal di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Proses ekshumasi melibatkan sejumlah ahli, mulai dari mahir toksikologi hingga DNA.
Tim Forensik bakal mengambil sampel jasad Sutrimo nan telah dimakamkan sejak Kamis, 23 Juli 2026 lalu. proses ini merupakan tindak lanjut pihak kepolisian usai family Sutrimo meminta adanya proses norma mengenai kematian Kepala Rumah Tangga Febrie Adriansyah itu.
Apa saja info terbaru mengenai perihal ini? Simak laporan Jurnalis detikJateng selengkapnya!
Minat masyarakat terhadap investasi terus berkembang, tetapi tantangannya sekarang bukan lagi sekadar gimana langkah mulai berinvestasi. Setelah masuk ke pasar, penanammodal dihadapkan pada pilihan produk nan semakin banyak, keahlian nan naik-turun, serta info return nan sering kali terlihat menarik di permukaan.
Di tengah kondisi pasar nan dinamis, memilih reksa biaya juga tidak cukup hanya dengan memandang produk mana nan memberikan return paling tinggi. Investor perlu memahami gimana return tersebut dihasilkan, seberapa besar akibat nan diambil, gimana keahlian produk ketika pasar terkoreksi, hingga apakah strategi tersebut sesuai dengan tujuan investasinya. Lalu gimana strategi memilih reksa biaya nan sesuai dan menghasilkan untung lebih cepat? Simak ulasannya dalam Sunsetalk!
Ikuti terus ulasan mendalam berita-berita hangat detikcom dalam sehari nan disiarkan secara langsung langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Sampaikan komentar Anda melalui kolom live chat nan tersedia.
"Detik Sore, Nggak Cuma Hore-hore!"
(vys/gub)
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·