
Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan Kalkulator Hijau jenis 2 sebagai langkah memperkuat standar penghitungan emisi karbon. (Foto: Okezone.com/Freepik)
JAKARTA – Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan Kalkulator Hijau jenis 2 sebagai langkah memperkuat standar penghitungan emisi karbon di sektor finansial nasional. Instrumen ini digunakan untuk menyediakan info emisi nan kredibel, terstandar, dan andal guna mendukung ketahanan ekonomi di tengah tantangan perubahan suasana global.
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menjelaskan, perangkat ini menjadi pedoman utama bagi pelaku upaya dan lembaga finansial dalam menyusun laporan keberlanjutan serta mengelola akibat suasana secara lebih akurat.
“Kalkulator Hijau jenis 2 menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan konsistensi dan standardisasi penghitungan emisi karbon,” ujar Destry, Selasa (12/5/2026).
Dalam kesempatan nan sama, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyoroti peran vital Kalkulator Hijau dalam kegunaan pengendalian emisi. Menurutnya, penghitungan nan presisi merupakan fondasi utama bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan strategis di sektor ekonomi hijau.
“Kita tidak mungkin mengendalikan sesuatu nan tidak kita ukur. Karena itu, Kalkulator Hijau bukan sekadar perangkat untuk menghitung, tetapi juga perangkat untuk membantu mengendalikan emisi karbon,” tegas Juda.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin finance lainnya
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·