Subdirektorat Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap seorang bandar gambling berkedok arena permainan arcade. Penangkapan dilakukan di Medan, Sumatera Utara, pada Jumat (12/6).
Bandar berinisial A itu diduga merupakan pemilik dua titik pertaruhan di Jakarta Utara dan Jakarta Barat nan lebih dulu digerebek polisi pada Rabu (10/6).
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim mengatakan, pelaku ditangkap setelah interogator mengembangkan temuan dari dua letak tersebut.
"Dari pengembangan, pelaku berinisial A kami tangkap di Medan. Ia diduga pemilik dua letak pertaruhan di Jakarta nan kami gerebek Rabu lalu, dengan omzet mencapai Rp 900 juta untuk letak pertama dan Rp 1,2 miliar per bulan untuk letak kedua," kata Abdul Rahim dalam keterangan nan diterima, Jumat (12/6).
Lokasi pertama adalah Dissney Time Zone, berada di Jalan Jembatan 3 Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, dengan omzet ditaksir mencapai Rp 900 juta per bulan. Sementara letak kedua adalah Sky Time Zone, di Jalan Taman Surya Boulevard, Kalideres, Jakarta Barat, beromzet hingga Rp 1,2 miliar per bulan.
“Saat ini tim Jatanras tetap terus melakukan pengembangan dan investigasi intensif,” ujar Kanit 1 Jatanras Polda Metro Jaya AKP Afuza Edmond.
Berawal dari Penggerebekan di Dua Lokasi
Penangkapan ini merupakan pengembangan dari penyergapan nan dilakukan Subdit Jatanras pada Rabu (10/6) sekitar pukul 21.45 WIB. Saat itu, polisi menggerebek dua letak pertaruhan berkedok permainan arcade di Jakarta Utara dan Jakarta Barat serta mengamankan lebih dari 60 orang.
Dari kedua lokasi, polisi menyita total 134 unit mesin judi, 76 unit di Dissney Time Zone dan 58 unit di Sky Time Zone. Perjudian itu dikemas dalam beragam permainan, antara lain mickey mouse, roulette, naga putar, bola angin, tembak burung/ikan/naga, kartu paman, hingga slot.
Pemain lebih dulu melakukan deposit secara tunai maupun transfer nan kemudian dikonversi menjadi voucher. Voucher itu ditukar dengan koin untuk bermain pada mesin judi, dan koin tersebut dapat ditukar kembali menjadi emas maupun uang, baik tunai maupun lewat transfer.
Penyidik saat ini tetap melakukan pengembangan dan investigasi intensif.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·