Jakarta Kota Teraman ke-2 di ASEAN, Ini Peringkat Global Residence Index

Sedang Trending 5 bulan yang lalu
Jakarta -

Jakarta menjadi kota teraman nomor dua di area ASEAN. Peringkat ini berasas survei Safety Index by Global Residence Index 2026.

Dikutip dari laman resminya, Kamis (9/4/2026), Global Residence Index adalah penyedia untuk golden visa di Eropa dan program kebangsaan melalui investasi secara global. Adapun laporan ini merupakan laporan jenis 16 Januari 2026.

Untuk metode surveinya, sebagian besar info dikumpulkan alias dipublikasikan hanya di tingkat negara. Untuk memberikan gambaran nan lebih baik. Data dikumpulkan berasas tingkat kasus pembunuhan, penculikan hingga akibat ketidakstabilan politik. Data-data ini diambil dari beberapa lembaga andal seperti PBB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari survei tersebut, ditemukan bahwa predikat kota teraman didominasi oleh kota-kota di Eropa. Selain itu, kota-kota di Asia juga memegang posisi kuat sebagai kota teraman.

"Kota-kota Eropa mendominasi sebagian besar peringkat, dengan kota-kota di Asia juga memegang posisi nan kuat," tulis laporan tersebut.

Jakarta termasuk kota teraman di Asia Tenggara alias area ASEAN. Indonesia menduduki posisi kedua:
1. Singapura - Skor 0,90
2. Jakarta - Skor 0,72
3. Bangkok - Skor 0,65
4. Vientiane - Skor 0,61
5. Hanoi - Skor 0,60
6. Kuala Lumpur - Skor 0,57
7. Phuket - Skor 0,57
8. Ho Chi Minh City - Skor 0,56
9. Phnom Penh - Skor 0,55
10. Manila - Skor 0,41

Sebelumnya, Gubernur Jakarta Pramono Anung telah menanggapi laporan ini. Pramono mengaku kaget dengan posisi Jakarta sebagai kota teraman.

"Saya sebenarnya juga surprised," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (7/4).

Pramono mengatakan peningkatan rasa kondusif penduduk dan persepsi keamanan internasional tidak lepas dari beragam aktivitas kolaboratif nan digelar Pemprov DKI berbareng masyarakat sepanjang tahun. Kegiatan itu mulai dari Christmas Carol, seremoni Imlek, Nyepi, hingga Ramadan dan Lebaran nan seluruhnya berjalan kondusif.

"Berbagai aktivitas keberagaman nan dilakukan di ruang publik, alhamdulillah menunjukkan kuatnya kebersamaan Jakarta. Ini menurut saya jadi etalase alias simbol tentang Jakarta sendiri," ujarnya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menegaskan bakal terus memperkuat program unggulan 'Jaga Jakarta untuk Indonesia' usai Jakarta menorehkan prestasi sebagai kota teraman kedua di Asia Tenggara (ASEAN) tahun 2026 berasas laporan Global Residence Index.

"Prestasi ini adalah hasil nyata dari komitmen kolektif kita semua. Namun, predikat ini tidak boleh membikin kita lengah. Justru, ini menjadi motivasi untuk semakin memperkuat program 'Jaga Jakarta' agar stabilitas keamanan ini terus terjaga dan berkelanjutan," ujar Irjen Asep di Jakarta, Selasa (7/4).

Menindaklanjuti perihal tersebut, Irjen Asep kembali memberikan petunjuk kepada seluruh jejeran di jejeran Polres hingga Polsek. Ia menekankan bahwa pengamanan tidak boleh berkarakter statis, melainkan kudu bergerak melalui kerjasama lintas sektoral dengan Pemprov DKI, TNI dan seluruh stakeholder lainnya, juga dengan seluruh unsur masyarakat.

"Saya instruksikan kepada seluruh jajaran, jangan sigap berpuas diri. Perkuat sinergi dengan seluruh komponen masyarakat. Keamanan nan kita capai hari ini kudu dijaga dengan kerjasama nan lebih erat, lebih terukur, dan lebih terkoordinasi di lapangan," tegas Irjen Asep.

(rdp/rfs)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News