Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Bakal Perjuangkan Suara Buruh dari Dalam

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto melantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. Said Iqbal mengaku telah berbincang dengan para serikat pekerja mengenai dirinya masuk pemerintahan.

"Bagi kami, setelah kami diskusikan di KSPI, khususnya, dan kawan-kawan buruh, kami memutuskan untuk juga berjuang melalui di dalam (pemerintahan)," kata Said di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Said mengungkapkan argumen menerima penugasan dari presiden sebagai Penasihat Khusus. Dia hendak memberikan masukan mengenai hak-hak pekerja dan rakyat mini langsung kepada Prabowo.

"Karena secara platform perjuangan keberpihakan Presiden Prabowo Subianto kepada kaum rakyat mini termasuk buruh, petani, nelayan, dan pembimbing nan mendorong kami untuk bersama-sama beliau memberikan masukan, menjaga keseimbangan," katanya.

Menurutnya, pemberi masukan kepada presiden mengenai perspektif pemilik modal telah ada. Namun, tetap nihil dari perspektif kelas pekerja.

"Karena kawan-kawan pengusaha kan misal, misal ya kita selalu memandang secara kasatmata melalui Pak Luhut, melalui Pak Airlangga, melalui Pak Bahlil, melalui Pak Rosan, banyak memberikan masukan perihal nan berkarakter dengan kepemilikan modal. nan dari pekerja kan tidak ada," kata dia.

Lebih lanjut, Said menegaskan kehadiran dirinya di dalam pemerintahan tidak bakal mengurangi daya kritis golongan buruh.

"Nah saya memberanikan diri berikhtiar, berijtihad, bahwa saya juga kudu memberikan keseimbangan terhadap apa-apa nan mau diperjuangkan oleh kaum buruh. Dan secara demokratis tidak bakal mengurangi daya kritis kami terhadap persoalan-persoalan perburuhan. Saya pikir itu aja," katanya.

(fca/dek)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News