Jack Miller dan Alex Rins Dikritik karena Tampil Buruk di MotoGP 2026, Fabio Quartararo Murka

Sedang Trending 14 menit yang lalu

Jack Miller dan Alex Rins Dikritik lantaran Tampil Buruk di MotoGP 2026, Fabio Quartararo Murka

Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo. (Foto: Instagram/yamahamotogp)

ARAGON – Tensi panas dan tekanan besar nan menyelimuti kandang mobil Yamaha pada musim MotoGP 2026 akhirnya memancing reaksi keras dari sang pembalap andalan, Fabio Quartararo. Juara bumi 2021 tersebut secara terbuka memihak dua rekan setimnya, Jack Miller dan Alex Rins, nan kerap mendapat sorotan tajam akibat performa jelek tim pabrikan asal Jepang tersebut.

Langkah radikal Yamaha beranjak ke mesin V4 pada musim 2026 terbukti belum menjadi jalan pintas menuju kebangkitan. Dari 12 seri nan telah berlangsung, Yamaha tetap tertatih-tatih di papan bawah klasemen konstruktor dengan raihan singkat 73 poin, di mana pencapaian terbaiknya hanyalah finis kelima lewat tindakan Quartararo di GP Catalunya.

Statistik klasemen pembalap pun melukiskan gambaran nan cukup memprihatinkan bagi pabrikan Garis Garpu Tala. Quartararo, nan sudah dipastikan berlabuh ke Honda musim depan, berada di urutan ke-14 dengan 55 poin, sementara Jack Miller, Alex Rins, dan rookie Toprak Razgatlioglu tercecer jauh di posisi ke-19, 20, dan 21.

Keterpurukan paket motor V4 Yamaha berakibat fatal pada pekerjaan Miller dan Rins di panggung MotoGP. Akibat ketiadaan tempat tersisa di grid untuk musim 2027, kedua pembalap berani mengambil keputusan besar untuk hijrah ke arena World Superbike (WSBK).

 YamahaMotoGP) Alex Rins. (Foto: YamahaMotoGP)

1. Bukan Masalah Pembalap

Quartararo pun menegaskan keterpurukan poin musim ini sama sekali bukan gambaran dari kapabilitas perseorangan Miller maupun Rins. Ia menilai sulitnya penyesuaian pada motor V4 baru Yamaha telah menyamarkan talenta sesungguhnya dari kedua pembalap berilmu tersebut.

Quartararo merasa mempunyai untung lebih lantaran telah bertahun-tahun mengendarai Yamaha, berbeda dengan rekan-rekannya nan kudu beradaptasi penuh dari nol. Quartararo juga menekankan sungguh drastisnya perubahan karakter motor baru Yamaha jika dibandingkan dengan jenis Inline-4 sebelumnya

"Tetapi masalahnya, saya pikir sayalah nan mempunyai pengalaman paling banyak dengan Yamaha. Tentu saja, sejak tahun ini, motornya betul-betul berbeda; ini adalah langkah nan betul-betul baru untuk menekan batas. Pada motor 2025, saya tahu persis di mana batasnya dan segalanya. Tapi V4 adalah motor nan sama sekali baru," ungkap Quartararo, mengutip dari Crash, Sabtu (22/8/2026).

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com