Istilah 'Debat Kusir' Ada Gara-gara Kentut Kuda

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta - Kita pasti sering mendengar istilah debat kusir untuk menggambarkan perdebatan nan tidak ada ujungnya. Istilah ini disebut muncul lantaran kentut kuda. Bagaimana ceritanya?

Dikutip dari kitab Logika Kemulian Hidup dari Agus Salim MA dkk, istilah ini muncul dari anekdot nan dilontarkan oleh tokoh ulama-diplomat KH Agus Salim dalam sebuah forum.

Pada suatu hari, Haji Agus Salim sedang naik delman nan dikemudikan oleh seorang kusir. Tiba-tiba, kuda itu buang angin (kentut). Maka Agus Salim berkomentar.

"Kasihan ya, kudanya masuk angin," kata Agus Salim.

Namun, sang kusir membantah. Dia menyebut kudanya bukan masuk angin, tapi keluar angin.

"Tidak, kuda saya keluar angin."

Agus Salim berbicara lagi. "Iya, itu artinya masuk angin."

Lalu, si kusir menjawab lagi. "Tidak, itu artinya keluar angin."

Perdebatan ini berjalan terus sampai dia sampai di tujuan. Mereka berdebat soal masuk angin alias keluar angin.

Dari sini kemudian Agus Salim mencetuskan istilah debat kusir. Agus Salim memakai istilah ini di mana-mana. Salah satunya dalam momen krusial penentuan nasib Republik Indonesia.

Dalam forum itu, Agus Salim mengingatkan agar para peserta tidak melakukan debat kusir. Lantas, dari sini para peserta bertanya-tanya soal maksud istilah itu. Anekdot soal kuda kentut tadi dia ceritakan. Agus Salim pun mempopulerkan istilah debat kusir ini. Semenjak itu, istilah debat kusir terus dipakai hingga sekarang. (rdp/imk)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News