Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menjelaskan proses investigasi kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur tetap berlangsung. Soerjanto menyebut tetap banyak info nan kudu dikumpulkan KNKT.
"Jadi kami tetap dalam tahap pengumpulan data-data di lapangan dan tetap ada beberapa tes nan kudu kami lakukan di persinyalan, di lintas, kemudian komunikasi seperti apa. Kita lagi mengumpulkan data-datanya, tetap banyak nan dikumpulkan datanya dan tetap ada beberapa orang nan kudu kita wawancarai," kata Soerjanto di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2025).
Data nan dimaksud seperti pengecekan kamera pengawas alias CCTV di kereta hingga isi 'blackbox' kereta. Hasil penelusuran info tersebut kelak bakal dikonfirmasi lebih lanjut melalui keterangan pihak terkait.
"Tergantung dari... kan kita buka di kereta itu ada CCTV, ada nan pakai info semacam blackbox-nya dan kelak tergantung dari hasil pertimbangan dari data-data tersebut, apakah kita perlu minta konfirmasi alias keterangan lebih lanjut dari orang-orang nan berangkaian dengan masalah tersebut," ucapnya.
KNKT tidak bisa menentukan kapan tenggat investigasi kecelakaan kereta di Bekasi rampung. Sebab, tetap ada info nan belum bisa dibuka.
"Kami belum bisa tentukan lantaran tetap ada data-data nan belum bisa kita buka, tetap belum sempatlah kita buka," ungkapnya.
Kasus kecelakaan ini sudah naik ke tahap investigasi setelah ditemukannya unsur pidana dalam gelar perkara nan dilakukan. Pihak kepolisian tetap melakukan serangkaian pendalaman.
Sebagaimana diketahui, KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam. Peristiwa itu menyebabkan 16 orang meninggal dunia, dan 90 orang lainnya terluka.
Saat kecelakaan, taksi Green SM sempat terhenti di tengah rel kereta api nan tak jauh dari Stasiun Bekasi Timur lantaran masalah korsleting, kemudian tertemper KRL nan melaju dari Cikarang ke arah Jakarta. KRL nan terlibat kecelakaan dengan taksi itu kemudian terhenti di tengah rel.
(ial/rfs)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·