Intip Persiapan Pembangunan Giant Sea Wall di Teluk Jakarta dan Jawa Tengah

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Intip Persiapan Pembangunan Giant Sea Wall di Teluk Jakarta dan Jawa Tengah

Intip Persiapan Pembangunan Giant Sea Wall di Teluk Jakarta dan Jawa Tengah (Foto: PU)

JAKARTA - Pemerintah melakukan penelitian untuk proyek Giant Sea Wall (GSW) alias tanggul laut raksasa untuk sejumlah wilayah di sepanjang Pantura. Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa Didit Herdiawan Ashaf mengatakan, beberapa titik mengenai perkembangan proyek GSW di Jakarta dan Jawa Tengah perlu pendalaman kajian. 

"Pelaksanaan kegiatannya sebagai aktivitas awal dilakukan di wilayah Teluk Jakarta dan wilayah Jawa Tengah. nan contohnya misalkan di Semarang, di Pekalongan, dan di daerah-daerah Demak, Sayung, dan lain sebagainya itu menjadi prioritas nan memang betul-betul terdampak," ujar Didit nan sekaligus Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan di instansi Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Pembangunan Giant Sea Wall 

Didit mengatakan, penelitian lanjutan GSW di area Pantura demi memaksimalkan mitigasi akibat wilayah nan berpotensi terdampak musibah alam unik wilayah pesisir. Pendalaman kajian juga diperlukan untuk menganalisis akibat lingkungan dan memetakan urgensi GSW bagi kepentingan publik.

"Pendalaman tentang analisa mengenai akibat lingkungan dan urgensi-urgensi nan memang dibutuhkan oleh masyarakat, dan rupanya kita sekarang ini hadapi hari ini, termasuk banjir rob, land subsidence, hilangnya pantai, dan lain sebagainya, itu bagian dari penyelenggaraan aktivitas nan bakal direncanakan untuk pembangunan," tuturnya. 

Bangun Giant Sea Wall Lindungi Pantura

Sementara, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menitikberatkan pembangunan tanggul laut raksasa nan menyasar sejumlah wilayah rentan musibah di Pulau Jawa perlu dilakukan. 

Sebab, dari penguatan Infrastruktur nan melindungi wilayah rawan, pabrik-pabrik nan menjadi tumpuan hidup terus bisa beraksi hingga sawah-sawah nan ada pun dapat diproteksi.

"Ini (proyek GSW) sebuah project nan sangat besar ya. Bicara melindungi Pantura Jawa dari Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur. Ratusan kilometer. Kami juga kudu pastikan bukan hanya membangun prasarana fisiknya. Karena ini berangkaian dengan manusia, dengan masyarakat, dengan ekonomi nan ada di daerah," kata AHY.

Terkini, proyek pembangunan GSW di Jakarta ditargetkan groundbreaking (peletakan batu pertama) pada September 2026. Menurut kajian Kemenko IPK, tanggul laut raksasa itu memerlukan anggaran Rp123 triliun.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com