Inovasi Perawatan Kulit: Kombinasi Blue Peptide dan U225 Injector untuk Hasil Optimal Tanpa Nyeri

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
 Kombinasi Blue Peptide dan U225 Injector untuk Hasil Optimal Tanpa Nyeri Pasien menjalani terapi skin booster Blue Peptide menggunakan U225 Painless Injector di Youth & Beauty Clinic.(MI/HO)

PERKEMBANGAN teknologi di industri estetika sekarang tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada kenyamanan pasien selama prosedur. Menjawab kekhawatiran banyak orang terhadap rasa sakit akibat jarum suntik, Youth & Beauty Clinic memperkenalkan penemuan perawatan peremajaan kulit nan memadukan skin booster Blue Peptide dengan U225 Painless Injector.

Teknologi injeksi asal Prancis ini dirancang untuk menghadirkan proses penyuntikan nan lebih presisi sekaligus nyaman bagi pasien. Menurut dr. Gaby Syerly, M.Biomed AAM, ketakutan terhadap jarum suntik sering kali menjadi penghalang bagi seseorang untuk menjalani perawatan berbasis injeksi.

“Ketika orang mendengar kata jarum, sebagian langsung merasa takut. Padahal sekarang sudah ada teknologi nan membikin treatment tetap bisa dilakukan dengan lebih nyaman,” papar Gaby dalam jumpa media di Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Keunggulan Formulasi Blue Peptide

Berbeda dari skin booster pada umumnya nan hanya mengandalkan hyaluronic acid (HA) untuk melembapkan, Blue Peptide mempunyai formulasi nan lebih kompleks. Produk ini menggabungkan beberapa bahan aktif nan bekerja sinergis untuk memperbaiki kualitas kulit secara menyeluruh.

“Blue Peptide bekerja bukan hanya untuk melembapkan kulit, tetapi juga membantu menstimulasi regenerasi dan pembentukan kolagen sehingga kualitas kulit dapat meningkat secara menyeluruh,” ujar Gaby.

Berikut adalah kandungan utama dalam Blue Peptide beserta fungsinya:

Bahan Aktif Fungsi Utama
Hyaluronic Acid (HA) Menjaga dan meningkatkan hidrasi kulit.
Copper Peptide Membantu merangsang pembentukan kolagen dan elastin untuk kekencangan kulit.
Bioactive Growth Factor Berperan dalam proses regenerasi sel kulit.
Eksosom Membantu mengoptimalkan komunikasi antarsel untuk mendukung proses perbaikan jaringan.

Kombinasi bahan-bahan ini ditujukan untuk meningkatkan hidrasi, memperbaiki tekstur, meningkatkan elastisitas, menyamarkan garis halus, mengecilkan tampilan pori, dan memberikan pengaruh kulit nan lebih sehat bercahaya.

Teknologi Injeksi Minim Nyeri

Untuk mengoptimalkan penyaluran bahan aktif Blue Peptide, Youth & Beauty Clinic menggunakan U225 Painless Injector. Teknologi ini bekerja dengan tekanan tinggi dan kecepatan injeksi nan dapat diatur, memungkinkan bahan aktif tersebar lebih merata pada lapisan kulit nan dituju.

“Alat ini tetap menggunakan jarum, tetapi mekanismenya berbeda. Dengan tekanan tinggi dan kecepatan injeksi nan dapat diatur, pasien umumnya tidak merasakan nyeri seperti penyuntikan konvensional,” jelas Gaby.

Ia menambahkan, teknologi U225 sebelumnya telah dimanfaatkan dalam terapi kesehatan kulit kepala dan sekarang diaplikasikan pada perawatan wajah untuk meningkatkan kenyamanan pasien tanpa mengurangi efektivitasnya.

Pentingnya Konsultasi dan Gaya Hidup Sehat

Kombinasi perawatan ini dapat menjadi pilihan bagi perseorangan dengan masalah penurunan elastisitas, garis halus, tekstur tidak merata, hingga hiperpigmentasi seperti melasma. Namun, Gaby menekankan pentingnya konsultasi sebelum tindakan.

“Treatment nan baik adalah nan disesuaikan dengan kebutuhan kulit masing-masing pasien. Untuk pasien dengan kulit sensitif alias mudah berjerawat, diperlukan pemeriksaan terlebih dulu agar tidak memicu reaksi nan tidak diinginkan,” tegasnya.

Selain itu, dia mengingatkan bahwa hasil perawatan bakal lebih optimal jika diimbangi dengan pola hidup sehat. “Kalau sehari-harinya merokok, kurang minum air putih, sering begadang, alias stres, tentu kondisi kulit bakal ikut terpengaruh,” katanya.

Sebagai bagian dari komitmennya, Youth & Beauty Clinic telah menyediakan kombinasi perawatan Blue Peptide dan U225 Painless Injector di seluruh cabangnya untuk memberikan pengalaman perawatan nan tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga rasa kondusif dan nyaman bagi pasien. (Z-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia