Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan tingkat pengangguran di Jakarta per Mei 2026 terus membaik, di mana angkanya kembali mengalami penurunan.
Pramono mengatakan nomor pengangguran di Jakarta pada Mei 2026 turun menjadi 5,79%, dari sebelumnya secara rata-rata mencapai 6%. Bahkan, pihaknya menargetkan nomor pengangguran bisa lebih turun menjadi 3,5%, meski dirinya tidak menyebut tahun berapa sasaran tersebut kudu dicapai.
"Sekarang tingkat pengangguran terbuka di Jakarta sudah turun di nomor 5,79%, saya berambisi segera bisa turun di nomor 3,5%, lantaran bagaimanapun Jakarta bisa menjadi role model bagi daerah-daerah lain," kata Pramono di bursa lowongan kerja (job fair) Karir Jakarta & Tenaga Kerja Mandiri Expo Smesco Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Pramono berambisi Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertrans) Jakarta dapat melakukan sosialisasi training bahasa bagi para pencari kerja lantaran Jakarta sekarang telah bekerja sama dengan beberapa negara dan kota-kota bumi untuk menyalurkan tenaga kerja, di antaranya Singapura, Jepang, negara area Timur Tengah, Taiwan, Hong Kong.
Hal ini menjadi krusial lantaran dengan adanya training bahasa asing, para pencari kerja nan mau bekerja di luar negeri dapat menguasai bahasa asing sebelum dikirim bekerja di luar negeri.
"Problem utamanya adalah bahasa. Maka untuk itu saya sudah minta kepada Kepala Dinas Tenaga Kerjaan Jakarta. Pemerintahan Jakarta bakal memberikan training bahasa kepada saudara-saudara nan berambisi untuk bekerja di luar negeri nan bahasanya belum bagus," terang Pramono.
Antrean panjang pencari kerja tampak mengular di area Convention Hall SMESCO, Jakarta Selatan, pada Kamis (22/10/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo) Foto: Antrean panjang pencari kerja tampak mengular di area Convention Hall SMESCO, Jakarta Selatan, pada Kamis (22/10/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Para pencari kerja nan mau bekerja di luar negeri, tetapi tetap mempunyai keterbatasan bahasa asing dapat memanfaatkan akomodasi nan dimiliki oleh pemerintah DKI Jakarta, seperti contohnya Mobile Training Center untuk training bahasa.
"Calon pekerja nan mau bekerja di luar negeri, bisa memanfaatkan akomodasi nan dimiliki oleh pemerintah DKI Jakarta. Ada nan namanya Mobile Training Center untuk training bahasa. Untuk itu, minta diumumkan Pak Kepala Dinas agar masyarakat tahu tentang ini," ujar Pramono.
Berdasarkan info dari Disnakertransgi DKI Jakarta, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Jakarta pada Mei 2026 tercatat sebesar 5,79% alias sekitar 323.000 orang. Angka itu turun dibandingkan akhir 2024 nan mencapai 6,21% alias sekitar 337.000 orang.
Dengan demikian, terjadi penurunan sebesar 0,42 poin persentase dalam periode tersebut. Pramono mengakui nomor pengangguran di Jakarta tetap perlu ditekan. Dia berambisi beragam program penyediaan lapangan kerja dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan.
"Lapangan pekerjaan di Jakarta walaupun sudah mengalami penurunan, dari dulu selalu rata-ratanya 6%, sekarang 5,79%, ada penurunan nan sangat signifikan, tetapi belum memenuhi kebutuhan, kemauan publik," imbuhnya.
(chd/wur)
[Gambas:Video CNBC]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·